Kroasia memasuki pertandingan melawan Panama dengan pola pikir yang sama sekali berbeda dibandingkan dengan apa yang mereka harapkan menjelang Piala Dunia 2026 .
Kekalahan 2-4 melawan Inggris membuat tim berbaju kotak-kotak itu terpuruk di dasar Grup L, menempatkan mereka dalam posisi di mana mereka tidak boleh melakukan kesalahan lagi.
Namun, pada saat itulah rakyat Kroasia memiliki alasan untuk percaya, karena mereka masih memiliki pemimpin mereka, Luka Modric.

Di usia 40 tahun, gelandang legendaris ini tetap menjadi jantung dan jiwa permainan Kroasia. Melawan Inggris, ia mungkin tidak lagi memiliki kekuatan fisik untuk meng कवर seluruh lapangan seperti di masa jayanya, tetapi setiap sentuhan bola masih menghadirkan rasa tenang dan percaya diri.
Dalam pertandingan di mana lini pertahanan terus-menerus kewalahan menghadapi kecepatan lawan, Modric tetap menjadi sosok yang mencegah Kroasia kehilangan struktur dan kepercayaan diri sepenuhnya.
Panama jelas bukan lawan yang mudah. Perwakilan CONCACAF itu bermain sangat gigih melawan Ghana dan hanya kalah karena gol di menit-menit akhir waktu tambahan.
Panama memiliki pertahanan yang terorganisir, bersaing dengan sengit, dan memiliki kebugaran fisik yang cukup untuk menyulitkan lawan mana pun.
Namun tidak seperti Inggris, Panama tidak memiliki skuad pemain yang mampu secara konsisten membuat perbedaan di level tertinggi.
Di situlah nilai Modric dapat membuat perbedaan. Pertandingan seperti ini sering kali ditentukan oleh umpan yang membuka pertahanan, momen membaca permainan yang lebih cepat daripada yang lain, atau sekadar kemampuan untuk mengontrol tempo saat tekanan meningkat.
Modric telah menghabiskan hampir dua dekade melakukan hal itu di level tertinggi sepak bola dunia .
Kroasia memahami bahwa jika mereka tidak mengalahkan Panama, peluang mereka untuk melaju sebelum pertandingan terakhir melawan Ghana akan sangat tipis. Oleh karena itu, mereka hampir pasti akan mengambil inisiatif untuk menyerang sejak awal dan memaksa lawan mereka melakukan kesalahan.
Susunan pemain yang diprediksi:
Panama (3-4-3): Masjid; Ramos, Kordoba, Andrade; Murillo, Harvey, Barcenas, Blackman; Martinez, Waterman, Rodriguez.
Kroasia (4-3-3): Livakovic; Stanisic, Sutalo, Vuskovic, Gvardiol; Modric, Kovacic, Pasalic; Perisic, Musa, Kramaric.
Prediksi: Kroasia menang 3-1 .
Sumber: https://vietnamnet.vn/nhan-dinh-bong-da-panama-vs-croatia-bang-l-world-cup-2026-2528336.html




























































