Skotlandia berada di ambang kesempatan bersejarah, hanya selangkah lagi menuju babak gugur. Namun, nasib tim asuhan Steve Clarke belum pasti, karena kekalahan di pertandingan terakhir dapat menghancurkan impian mereka untuk melaju.
Perluasan Piala Dunia menjadi 48 tim menghadirkan peluang yang lebih besar bagi Skotlandia. Namun, situasinya saat ini cukup rumit, dan tim Inggris belum yakin apakah kekalahan akan berarti tersingkir.

Untuk menghindari ketergantungan pada hasil pertandingan lain, Skotlandia perlu menciptakan kejutan besar: mengalahkan Brasil untuk pertama kalinya dalam 11 pertemuan.
Untuk memberikan kejutan, Skotlandia perlu menunjukkan penampilan yang jauh lebih baik daripada kekalahan 0-1 mereka melawan Maroko. Pelatih Steve Clarke memilih pendekatan yang lebih defensif, beralih ke formasi satu striker dan mencadangkan Ben Doak.
Pendekatan hati-hati itu dengan cepat menjadi bumerang. Pada menit kedua, Maroko unggul berkat tendangan keras dari Ismael Saibari. Gol tunggal itu membuat Skotlandia pulang dengan tangan kosong dan untuk sementara berada di posisi ketiga Grup C dengan 3 poin.
Sementara itu, Brasil mungkin tidak lagi memiliki kejayaan generasi emas sebelumnya, tetapi Selecao masih dianggap sebagai kandidat juara karena mereka menunjukkan tanda-tanda positif.
Tim asuhan pelatih Ancelotti memulai pertandingan dengan lambat melawan Maroko (hasil imbang 1-1). Namun, melawan Haiti, Brasil memasuki pertandingan dengan tekad yang besar dan dengan cepat menguasai jalannya pertandingan dengan tiga gol di babak pertama.
Matheus Cunha tampil gemilang dengan mencetak dua gol, dan juga membentuk kemitraan yang efektif dengan Vinicius Junior - pemain kunci yang mengubah jalannya pertandingan di lini serang Brasil.

Vinicius mempertahankan performa impresifnya, mencetak gol lagi dan terus-menerus mengganggu pertahanan lawan. Kualitas bintang Real Madrid ini bisa menjadi kunci bagi Brasil untuk melaju jauh di Piala Dunia 2026.
Tujuan utama Brasil saat ini adalah untuk finis di puncak klasemen babak penyisihan grup, sesuatu yang telah mereka capai dalam 11 Piala Dunia berturut-turut terakhir.
Tim Amerika Selatan ingin secara tidak langsung memberi tekanan pada Maroko. Namun, kemenangan tipis melawan Skotlandia adalah skenario yang lebih mungkin terjadi.
Prediksi: Brasil menang 1-0
Prediksi susunan pemain
Brasil: Alisson; Danilo, Marquinhos, Gabriel, Douglas Santos; Guimaraes, Casemiro, Paqueta; Rayan, Cunha, Vinicius Jr.
Skotlandia: Gunn; Patterson, Hanley, Hendry, Robertson; McGinn, Christie, Ferguson, Tierney; McTominay; Adams.
Sumber: https://vietnamnet.vn/nhan-dinh-bong-da-brazil-vs-scotland-thu-thach-cuc-dai-2528652.html





























































