
Pratinjau pertandingan: Maroko vs Mali
Maroko memulai kampanye CAN 2025 mereka dengan kemenangan 2-0 atas Komoro, meskipun penampilan mereka tidak sepenuhnya spektakuler. Tim tuan rumah kesulitan di babak pertama, bahkan gagal mengeksekusi penalti, tetapi perbedaan kelas terlihat jelas setelah jeda dengan gol dari Brahim Diaz dan Ayoub El Kaabi.
Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Maroko menjadi 18 pertandingan berturut-turut. Sebagai kandidat utama juara, Maroko perlu terus menunjukkan kekuatannya melawan Mali dengan kemenangan lain untuk mengamankan tempat lebih awal di babak gugur dan mengurangi tekanan di pertandingan terakhir babak grup.
Di sisi lain, Mali hanya berhasil meraih 1 poin di pertandingan pembuka setelah bermain imbang 1-1 melawan Zambia. Meskipun mencetak gol pembuka dan bermain cukup baik, Mali tetap menyia-nyiakan kemenangan ketika lawan mereka menyamakan kedudukan di waktu tambahan.
Mali sedang dalam performa impresif dengan empat pertandingan tanpa kekalahan. Namun, masalah terbesar mereka terletak pada rekor tandang mereka, hanya memenangkan satu dari enam pertandingan tandang terakhir. Melawan tim Maroko yang disiplin, bermain cepat, dan memiliki kedalaman skuad yang baik, Mali harus menerima posisi sebagai tim underdog dan berharap akan ada beberapa serangan tak terduga.
Menurut para ahli, Maroko, dengan keuntungan bermain di kandang sendiri, akan secara proaktif mengontrol permainan, sementara Mali kemungkinan akan bermain defensif dan melakukan serangan balik. Namun, mengingat tekanan yang konstan dan kemampuan yang lebih baik untuk memanfaatkan peluang, tim tuan rumah diprediksi akan memenangkan tiga poin penuh, meskipun tidak akan mudah.
Performa dan rekor pertemuan Maroko vs Mali
Sejarah sepenuhnya berpihak pada tim tuan rumah. Dalam 20 pertemuan sebelumnya, Maroko memenangkan 9 pertandingan, seri 5, dan hanya kalah 6, mencetak total 36 gol, sementara Mali hanya berhasil mencetak 14 gol. Perlu dicatat, dalam 4 pertemuan terakhir mereka, Mali gagal menang, kalah 3 kali dan gagal mencetak gol dalam 3 pertandingan tersebut.
Dalam satu-satunya pertemuan sebelumnya di Piala Afrika, Maroko mengalahkan Mali 4-0 di semifinal Piala Afrika 2004. Lebih lanjut, kemenangan terakhir Mali atas Maroko terjadi pada tahun 2006.
Informasi susunan tim untuk pertandingan Maroko vs Mali.
Maroko mungkin akan bermain tanpa Romain Saiss, sementara ketersediaan Achraf Hakimi masih belum pasti. Meskipun demikian, tim tuan rumah masih memiliki lini serang berkualitas dengan berbagai pilihan ofensif. Mali mengandalkan kembalinya Yves Bissouma. Bissouma adalah pemain penting dalam skuad Mali, memberikan fondasi yang kuat bagi lini tengah mereka untuk mengontrol penguasaan bola dan menciptakan peluang menyerang.
Susunan pemain yang diprediksi:
Maroko: Bono; Mazraoui, Aguerd, El Yamiq, Salah-Eddine; Amrabat, Ounahi, Saibari; Brahim Diaz, Ayoub El Kaabi, El Aynaoui.
Mali: Diarra; Coulibaly, Diaby, Fofana, Dante; Sangare, Dieng, Bissouma; Sinayoko, Doumbia, EB Toure.
Susunan pemain yang diprediksi:
Sumber: https://tienphong.vn/nhan-dinh-morocco-vs-mali-3h00-ngay-2712-kho-co-bat-ngo-post1807997.tpo
Komentar (0)