Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Jepang mengerahkan robot untuk menangani bagasi di bandara.

VHO - Japan Airlines (JAL) sedang bersiap untuk menguji robot humanoid sebagai petugas penanganan bagasi di Bandara Haneda, salah satu bandara tersibuk di Tokyo.

Báo Văn HóaBáo Văn Hóa28/04/2026

Jepang mengerahkan robot untuk menangani bagasi di bandara - foto 1
Mulai awal Mei, robot-robot tersebut akan diuji coba di landasan pacu. (Foto)

Langkah ini diambil karena Jepang menghadapi lonjakan pariwisata internasional yang diiringi dengan meningkatnya kekurangan tenaga kerja akibat populasi yang menua.

Sesuai rencana, mulai awal Mei, robot-robot tersebut akan diuji coba di landasan pacu, menangani pengangkutan bagasi dan kargo penumpang.

Ini adalah bagian dari upaya jangka panjang JAL untuk mengotomatisasi tugas-tugas berat, meringankan beban staf daratnya yang sudah terlalu banyak bekerja. Uji coba ini diperkirakan akan berlangsung hingga tahun 2028 sebelum keputusan dibuat mengenai penerapan secara luas.

Robot yang digunakan dalam proyek ini diproduksi oleh perusahaan teknologi Unitree. Dalam demonstrasi baru-baru ini kepada media, sebuah robot dengan tinggi sekitar 130 cm diperlihatkan mampu mendorong barang ke atas sabuk konveyor di samping pesawat terbang, sekaligus berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Terlepas dari keterbatasannya saat ini, hal ini masih dianggap sebagai langkah penting dalam penerapan robot humanoid di lingkungan kerja dunia nyata.

Proyek ini merupakan kolaborasi antara JAL dan GMO Internet Group, melalui divisi kecerdasan buatan dan robotikanya. Kedua pihak berharap bahwa penerapan robot akan membantu mengatasi kekurangan tenaga kerja yang semakin parah di Jepang, khususnya di industri penerbangan dan logistik.

Bandara Haneda saat ini melayani lebih dari 60 juta penumpang setiap tahunnya, yang memberikan tekanan besar pada staf penanganan bagasi. Menurut Yoshiteru Suzuki, kepala divisi layanan darat JAL, penggunaan robot dalam tugas-tugas berat ini "pasti akan mengurangi beban kerja para pekerja dan memberikan manfaat yang signifikan."

Namun, ia juga menekankan bahwa tugas-tugas penting terkait keselamatan dan pengawasan masih akan ditangani oleh manusia dalam waktu dekat. Bahkan, meskipun bandara modern sering dianggap sebagai lingkungan yang sangat otomatis, banyak proses logistik masih sangat bergantung pada tenaga kerja manusia.

Tomohiro Uchida, perwakilan dari GMO AI and Robotics, menyatakan bahwa ini adalah hambatan yang menyebabkan kesulitan bagi industri penerbangan, karena permintaan meningkat tajam tetapi tenaga kerja tidak mampu mengimbanginya.

Menurut data dari Organisasi Pariwisata Nasional Jepang, hanya dalam dua bulan pertama tahun 2026, negara tersebut menyambut lebih dari 7 juta pengunjung internasional, setelah mencatat rekor 42,7 juta pada tahun sebelumnya. Pemulihan dan pertumbuhan pariwisata yang kuat setelah pandemi telah menyebabkan lonjakan permintaan tenaga kerja di industri jasa, terutama penerbangan.

Sementara itu, Jepang menghadapi tantangan populasi yang menua dan angkatan kerja yang menurun. Perkiraan menunjukkan bahwa negara tersebut mungkin membutuhkan lebih dari 6,5 juta pekerja asing pada tahun 2040 untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi . Namun, kebijakan imigrasi tetap ketat, sehingga sulit untuk menemukan tenaga kerja pengganti.

Dalam konteks ini, robot dipandang sebagai solusi potensial. Meskipun saat ini robot hanya dapat beroperasi terus menerus selama sekitar dua hingga tiga jam sebelum perlu diisi ulang, para pengembang percaya bahwa teknologi ini akan segera meningkat untuk lebih memenuhi persyaratan pekerjaan.

Selain untuk penanganan bagasi, robot juga dapat digunakan dalam tugas-tugas lain seperti membersihkan kabin pesawat atau membantu operasional bandara.

Penggunaan robot humanoid untuk pengujian di Bandara Haneda bukan hanya langkah teknologi, tetapi juga mencerminkan tren yang tak terhindarkan dalam restrukturisasi pasar tenaga kerja di Jepang.

Jika berhasil, model ini dapat direplikasi di banyak bidang lain, mengantarkan era baru integrasi manusia-mesin di tempat kerja modern.

Sumber: https://baovanhoa.vn/nhip-song-so/nhat-ban-dua-robot-boc-xep-hanh-ly-tai-san-bay-223258.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Matahari kebenaran bersinar menembus hati.

Matahari kebenaran bersinar menembus hati.

Permainan anak-anak

Permainan anak-anak

Jembatan monyet

Jembatan monyet