![]() |
| Para pejabat dari Pusat Bantuan Hukum Negara Bagian Provinsi menjawab pertanyaan dan membimbing masyarakat tentang cara mengisi formulir permohonan bantuan hukum dalam konferensi pers. |
Pada sesi bantuan hukum dan konsultasi gratis ini, orang-orang tidak hanya mempelajari tentang kebijakan dan peraturan hukum, tetapi juga mendapatkan jawaban menyeluruh atas pertanyaan-pertanyaan mereka yang tampaknya sulit dipecahkan tentang tanah, warisan, dan kebijakan.
Pagi-pagi sekali, Bapak Nguyen Van Bang, kepala kelompok lingkungan Huong Dinh, sudah berada di pusat komunitas, sibuk memeriksa peralatan suara dan mengatur tempat duduk untuk para warga.
Setelah menerima informasi tentang konferensi bantuan hukum dan konsultasi keliling, Bapak Nguyen Van Bang menginformasikan kepada masyarakat setempat melalui sistem pengeras suara, grup Zalo milik kelompok tersebut, dan dengan melakukan panggilan telepon langsung untuk beberapa kasus tertentu.
Saat berbagi pengalamannya, Bapak Nguyen Van Bang mengatakan: "Di tingkat akar rumput, kami sering kali harus menangani konflik kecil antar masyarakat, terutama perselisihan mengenai batas tanah atau masalah pembagian harta warisan."
"Kami ingin menyelesaikan konflik, tetapi pengetahuan hukum kami terbatas, jadi kami sebagian besar berbicara berdasarkan perasaan kami. Hari ini, tim bantuan hukum datang ke daerah kami, dan bukan hanya masyarakat yang senang, tetapi kami juga mempelajari banyak keterampilan dalam menyelesaikan situasi dan bagaimana merujuk pada hukum dengan cara yang dipahami dan dipercaya oleh masyarakat," tambah Bapak Nguyen Van Bang.
Pada konferensi tersebut, para asisten bantuan hukum menyebarluaskan isi inti Undang-Undang Bantuan Hukum dan kelompok-kelompok yang berhak menerima layanan gratis, seperti veteran perang, keluarga miskin, lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak. Selebaran hukum dengan ilustrasi yang jelas dibagikan kepada setiap warga, sehingga ketentuan hukum yang rumit menjadi lebih mudah diakses dan dipahami.
Ibu Nguyen Thi Lan, yang tinggal di kawasan perumahan Huong Dinh, mengatakan: "Konferensi ini praktis dan bermanfaat bagi kami. Saya sendiri adalah penyandang disabilitas dan menerima bantuan pemerintah, tetapi melalui konferensi ini saya belajar tentang kelompok rentan lain yang berhak menerima kebijakan pemerintah, dan bagaimana menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk menerima manfaat tersebut."
![]() |
| Sesi bantuan hukum diadakan di pusat kebudayaan kawasan perumahan Huong Dinh, Kelurahan Van Xuan. |
Selain itu, pertanyaan-pertanyaan hukum yang muncul dalam kehidupan sehari-hari, seperti sengketa tanah dan masalah warisan, dijawab dan dibimbing dengan antusias oleh para asisten bantuan hukum dan pengacara. Siapa pun yang membutuhkan konsultasi pribadi atau bantuan hukum juga menerima bimbingan khusus.
Sesi konsultasi tersebut tidak hanya sekadar membaca dokumen; para asisten bantuan hukum mencurahkan banyak waktu untuk dialog langsung. Banyak situasi nyata terkait kekerasan dalam rumah tangga dan tunjangan kesejahteraan sosial bagi penyandang disabilitas dibahas.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pejabat dan mediator di tingkat akar rumput. Ketika pengetahuan hukum disebarluaskan secara luas, konflik akan diselesaikan secara tuntas sejak awal, sehingga berkontribusi pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
Ibu Dao Thu Thuy, Wakil Kepala Departemen Urusan Profesional (Pusat Bantuan Hukum Negara Provinsi Thai Nguyen ), mengatakan: "Tujuan kami dalam menyelenggarakan sesi konseling hukum dan komunikasi bantuan hukum di dusun dan daerah pemukiman adalah untuk mendekatkan hukum kepada masyarakat dengan cara yang paling praktis dan efektif."
Pada praktiknya, banyak orang yang berhak mendapatkan bantuan hukum gratis masih belum menyadari layanan ini dan memiliki pemahaman yang tidak lengkap tentang hak-hak mereka.
Selain itu, hal ini tidak hanya membantu Pusat Bantuan Hukum Provinsi secara proaktif menjangkau orang-orang yang membutuhkan bantuan hukum, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran hukum di masyarakat, alih-alih hanya menunggu orang-orang mencari bantuan secara pasif.
Selama pertemuan tersebut, Pusat menerima beberapa permintaan nasihat hukum, yang terutama berfokus pada masalah dan kebijakan pertanahan. Ini adalah masalah yang berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari dan sangat menjadi perhatian banyak orang.
Pertemuan berakhir, tetapi beberapa warga tetap tinggal untuk mengajukan pertanyaan lebih lanjut kepada para pejabat. Pemandangan orang-orang yang pergi dengan dokumen resmi di tangan dan senyum lega menunjukkan keberhasilan acara penyuluhan tersebut.
Memberikan bantuan hukum gratis kepada masyarakat setempat bukan hanya kebijakan yang manusiawi, tetapi juga jembatan penting untuk memastikan bahwa keadilan sejati hadir di setiap rumah dan sudut jalan di seluruh provinsi.
Sumber: https://baothainguyen.vn/phap-luat/202604/nhip-cau-dua-phap-luat-den-gan-nguoi-dan-2163270/








Komentar (0)