- Siswa dari Ca Mau ini membawa kecintaannya pada musik ke panggung besar.
- Menggali potensi pariwisata dari kue-kue tradisional Tiongkok.
- Jalan-jalan di Ca Mau dipenuhi dengan warna-warna cerah musim semi.
Dalam musik rakyat, kuda sering dikaitkan dengan gambaran kerja keras, perjalanan, dan terutama cinta. Contoh yang paling umum adalah melodi "Ly Ngua O".
Sekumpulan maskot untuk Tahun Kuda (Bính Ngọ), di awal Jalan Nguyen Tat Thanh, Kelurahan Bac Lieu.
Menurut Master Do Tien Lap, seorang dosen musik di Sekolah Tinggi Ekonomi dan Teknologi Bac Lieu (provinsi Ca Mau), "Ly Ngua O" (Lagu Kuda Hitam) menggunakan tangga nada pentatonik sederhana (ho, xu, xang, xe, cong) dengan ritme yang lincah dan bersemangat dalam birama 2/4 atau 4/4, yang secara jelas meniru ritme derap kaki kuda. Citra "kuda hitam" dalam lagu tersebut bukan hanya sebagai alat transportasi tetapi juga melambangkan kekuatan dan perasaan tulus serta humoris dari pemuda dalam proses pendekatan: "Kuda hitam... Aku menaiki tandu emas." Karya ini jelas mencerminkan semangat optimis dan kecintaan hidup para buruh di Selatan.
Beralih ke musik modern dan lagu-lagu epik, citra kuda berubah untuk mencakup emosi yang lebih dalam dan lebih agung.
Dalam karya musik "Hon Vong Phu 1," komposer Le Thuong menggabungkan citra "arak-arakkan terakhir kuda dan kereta" dan suara "kuda-kuda yang berlari kencang di kejauhan, meringkik keras" ke dalam epik abadi karyanya. Di sini, kuda dikaitkan dengan konteks perang, berfungsi sebagai saksi atas penantian yang melelahkan dari sang istri yang menggendong anaknya, yang telah berubah menjadi batu.
Melalui karya "Kuda yang Berlari Kencang di Jalan Panjang," komposer Le Yen sekali lagi menekankan semangat revolusioner dalam setiap lirik dan melodi. Citra kuda yang berlari kencang menjadi metafora yang kuat untuk jalan ideal dan perjalanan berat bangsa. Melodi yang kuat dan mantap dengan ritme yang berkelanjutan menunjukkan derap langkah yang tak henti-henti, mengungkapkan tekad untuk bergerak maju tanpa mundur: "Kuda berlari kencang, kuda berlari kencang ke depan / Maju di jalan perjuangan / Menyanyikan kata-kata 'bertekad untuk berjuang - bertekad untuk menang'."
Lagu "Kuda Berlari Kencang di Jalan Panjang" (karya Lê Yên) digubah untuk para prajurit kavaleri dalam perlawanan terhadap kolonialisme Prancis.
Dalam musik anak-anak, kuda menjadi teman dekat, membantu anak-anak belajar tentang ritme dan ketekunan.
Menurut analisis Master Do Tien Lap, lagu "Nhong nhong nhong" karya komposer The Hien adalah karya yang "benar, akurat, dan indah". Meskipun lagu ini memiliki struktur yang sederhana, lagu ini telah mencapai kesuksesan yang gemilang berkat pemahamannya tentang psikologi anak-anak.
Irama lagu tersebut membangkitkan langkah riang dan melompat-lompat, dipadukan dengan frasa onomatopoeik "nhong nhong nhong," menciptakan citra suara. Citra seorang ayah yang bertindak sebagai "kuda" bagi anaknya untuk ditunggangi tidak hanya membawa kegembiraan aktivitas fisik tetapi juga memupuk ikatan keluarga yang hangat dan sakral.
Lagu "Nhong nhong nhong" (oleh The Hien) dikaitkan dengan kenangan masa kecil banyak generasi di Vietnam.
Selain itu, lagu "Little Pony" (lirik berbahasa Vietnam berdasarkan melodi Yankee Doodle) adalah contoh utama lain yang merayakan kepolosan, mendorong anak-anak untuk mencintai alam dan berolahraga melalui citra seekor kuda poni kecil yang lincah.
Terlepas dari genre-nya, kuda dalam musik Vietnam selalu menjadi simbol indah kekuatan, kesetiaan, dan mengatasi kesulitan. Dari ritme riang derap kaki kuda hingga langkah gagah berani di jalan revolusi atau "berlari kencang" penuh kasih sayang seorang ayah untuk anaknya, citra kuda berkontribusi pada lanskap musik rakyat Vietnam yang kaya dan semarak menjelang Tahun Kuda.
Nguyen Quoc
Sumber: https://baocamau.vn/nhip-vo-ngua-trong-am-nhac-a126333.html






Komentar (0)