Pada tahun 2024, pendapatan industri game diperkirakan mencapai sekitar 12.500 miliar VND.
Upaya untuk mempromosikan pengembangan industri game.
Dalam kerangka strategi pengembangan industri game, Kementerian Informasi dan Komunikasi telah mengarahkan pengembangan Strategi Pengelolaan dan Pengembangan Industri Game Elektronik Online di Vietnam untuk periode 2025-2030. Ini adalah strategi penting yang bertujuan untuk menciptakan landasan hukum dan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan berkelanjutan industri ini.
Salah satu peristiwa penting yang menandai upaya Kementerian Informasi dan Komunikasi untuk mempromosikan industri game adalah penyelenggaraan pameran game internasional Vietnam Gameverse 2024. Acara ini tidak hanya menarik lebih dari 40.000 peserta, tetapi juga menampilkan lebih dari 60 organisasi dan bisnis game global besar, seperti Google, Meta (Facebook), TikTok, Roblox (AS), Moonton (Tiongkok), dan Netmarble (Korea). Hal ini memberikan kesempatan bagi pengembang game domestik untuk terhubung dengan mitra internasional, bertukar teknologi, dan mendorong inovasi.
Selain itu, Kementerian Informasi dan Komunikasi telah menyelenggarakan berbagai lokakarya dan seminar yang menghubungkan produsen dan penerbit game domestik dan internasional. Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kreativitas bisnis di industri ini tetapi juga mendorong kerja sama internasional. Kementerian juga memberikan penekanan khusus pada pengembangan sumber daya manusia di industri game dengan mendirikan pusat pelatihan VTC Game Academy bekerja sama dengan perusahaan teknologi terkemuka seperti Google dan Microsoft. Pada tahun 2024, Institut Pos dan Telekomunikasi juga meluncurkan program pelatihan "Desain dan Pengembangan Game" dalam bidang "Komunikasi Multimedia" untuk memenuhi permintaan akan sumber daya manusia berkualitas tinggi di industri game.
Solusi untuk mengelola industri game
Meskipun industri game di Vietnam memiliki potensi besar, dampak negatif dari game, seperti game judi, game bajakan, dan masalah keamanan data pemain, tetap menjadi masalah yang perlu ditangani. Kementerian Informasi dan Komunikasi telah menerapkan banyak langkah tegas untuk mengelola dan mengendalikan industri game, memastikan lingkungan yang sehat bagi para pemain.
Kementerian telah mengarahkan penyedia layanan game untuk mematuhi peraturan hukum secara ketat. Solusi untuk mencegah eksploitasi game untuk perjudian dan pengorganisasian kegiatan perjudian telah diimplementasikan. Secara khusus, Kementerian Informasi dan Komunikasi telah berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk memindai dan menangani lebih dari 600 game yang melanggar hukum, termasuk game judi, di platform internasional seperti Google dan Apple, dan telah meminta penghapusan game tanpa izin. Lebih dari 5.300 nama domain yang terkait dengan game judi dan 667 halaman penggemar yang mengiklankan game judi telah ditangguhkan.
Selain itu, Kementerian Informasi dan Komunikasi telah memperkuat inspeksi, pengawasan, dan penanganan pelanggaran di industri game. Kasus-kasus pelanggaran peraturan tentang lisensi game, perubahan informasi tanpa izin, atau penyediaan game yang tidak sesuai dengan skrip yang disetujui telah ditindak tegas. Sanksi yang diberikan meliputi denda dan penangguhan sementara operasi bagi bisnis yang tidak mematuhi peraturan.
Tantangan dan arah masa depan
Meskipun telah mencapai hasil yang signifikan, industri game Vietnam masih menghadapi beberapa tantangan besar. Salah satu masalah yang menonjol adalah tingginya persentase game asal luar negeri yang dilisensikan untuk dirilis di Vietnam, mencapai 86%. Sementara itu, perusahaan game Vietnam terutama berperan sebagai penerbit daripada sebagai produsen, sehingga kontribusi industri game domestik belum sesuai dengan potensi perkembangannya.
Selain itu, beberapa perusahaan game Vietnam belum sepenuhnya memenuhi kewajiban hukum mereka, termasuk mengelola informasi pemain dan mengirimkan laporan berkala kepada pihak berwenang. Hal ini mengharuskan Kementerian Informasi dan Komunikasi untuk terus meningkatkan pengawasan dan memperkuat langkah-langkah manajemen yang lebih ketat untuk melindungi hak konsumen dan menciptakan lingkungan persaingan yang sehat.
Kementerian Informasi dan Komunikasi telah melakukan upaya yang patut dipuji dalam mendukung dan mengelola industri game di Vietnam. Kebijakan, strategi pengembangan, dan kegiatan pendukung telah membantu industri ini berkembang, berkontribusi pada nilai ekonomi kreatif negara. Namun, industri game masih membutuhkan pengelolaan dan reformasi berkelanjutan untuk mengurangi dampak negatif dan memaksimalkan potensinya.
Sumber: https://mic.gov.vn/nganh-game-viet-nam-2024-nhung-buoc-tien-manh-me-197241225171636828.htm







Komentar (0)