Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Mutiara Tu Le

HeritageHeritage04/09/2024

Sepertinya orang-orang sudah terlalu akrab dengan konsep "musim gugur Hanoi dan kerupuk beras hijau desa Vong." Namun, musim gugur ini, jika Anda sedang menikmati musim keemasan di dataran tinggi, dengarkan suara lesung yang menumbuk kerupuk beras hijau di desa-desa untuk menemukan camilan lezat yang penuh dengan nuansa pedesaan dari ladang, pegunungan, dan hutan. Tidak ada deskripsi gambar. Di seluruh wilayah Barat Laut dan Timur Laut, di mana pun ada beras ketan yang baru dipanen, orang-orang sibuk memanen, menampi, dan menumbuknya secara berirama untuk membuat serpihan beras hijau, yang membawa aroma harum pedesaan dan perbukitan di musim gugur. Itu bisa jadi gambar rumput. Jalan menuju Yen Bai selama musim keemasan selalu memikat wisatawan, terutama saat melewati kota Tu Le (distrik Van Chan). Kota ini, dengan namanya yang indah, terletak di lembah di antara tiga gunung tinggi: Khau Song, Khau Pha, dan Khau Than. Bisa berupa gambar pegunungan dan teks.Tidak ada deskripsi gambar.Itu bisa berupa gambar seseorang. Selama beberapa generasi, masyarakat di sini telah beradaptasi dengan topografi untuk menanam padi di sawah terasering. Di antara berbagai varietas padi yang ditanam di Tú Lệ, beras ketan tradisional dianggap sebagai yang terbaik di Vietnam, dengan karakteristik berharga seperti kekenyalan, aroma, kekayaan rasa, dan cita rasa yang lezat. Itu bisa berupa gambar seseorang. Varietas beras inilah, yang hanya ditanam setahun sekali, yang menghasilkan makanan khas terkenal "nasi ketan Tu Le". Dan tentu saja, jika nasi ketannya enak, maka nasi hijaunya (jagung) juga akan enak. Tidak ada deskripsi gambar. Mulai sekitar pertengahan Agustus hingga pertengahan Oktober, ketika penduduk desa mulai memanen beras ketan, bengkel-bengkel "pembuatan serpihan beras" menjadi ramai dengan aktivitas di seluruh desa. Kami tidak perlu pergi jauh; kami berhenti di sebuah rumah di pinggir jalan di pusat kota yang memasang papan bertuliskan "Tu Le Rice Flakes" untuk mempelajari proses produksinya. Itu bisa berupa gambar satu orang dan anak-anak. Orang-orang Thailand di sini sangat ramah, selalu tersenyum saat mengobrol dengan pengunjung dari jauh. Mereka mengatakan bahwa beras yang digunakan untuk membuat cốm (sejenis camilan beras Vietnam) harus dipanen saat fajar, ketika butiran beras masih basah oleh embun. Itu bisa jadi foto dua orang. Batang padi dipenuhi dengan butir-butir padi yang besar, bulat, dan montok, sekamnya berwarna kuning kebiruan, dan ujungnya masih menyimpan sedikit getah. Beras ketan dibawa pulang dan diolah: digiling, diayak, dibilas dengan air bersih, lalu dipanggang dalam wajan besi cor. Itu bisa berupa gambar seseorang dan rumput. Mungkin langkah terpenting adalah memanggang beras, di mana pemanggang harus menggunakan pengalamannya untuk mengontrol suhu, memperhatikan waktu, dan mengaduk terus menerus agar butiran beras secara bertahap terpisah dari sekamnya. Setelah itu, beras disebar hingga dingin lalu ditumbuk dalam lesung. Lesung itu sendiri sederhana namun memikat bagi pengunjung dari dataran rendah, yang semuanya dengan antusias meminta untuk mencoba membuatnya sendiri. Itu bisa jadi gambar rumput. Lesung batu dan alu kayu mentransmisikan gaya melalui batang horizontal yang dikendalikan oleh kaki. Satu orang mengayuh lesung untuk menumbuk beras, sementara yang lain mengaduk beras secara merata. Proses berirama ini berlanjut hingga sekam beras benar-benar pecah, dan butir beras bulat, pipih, dan hijau disaring untuk terakhir kalinya sebelum dikemas dalam daun pisang hijau segar. Para pengunjung senang mencicipi butir beras yang baru dibuat, hangat, harum, dan lembut. Tanpa ragu, semua orang membelinya dengan cepat, seolah-olah takut ketinggalan suguhan lezat ini. Serpihan beras Tu Le terkenal di mana-mana, memberikan penghasilan tambahan bagi penduduk setempat dan motivasi untuk memperluas budidaya dan produksi mereka. Bagi masyarakat Tu Le, membuat serpihan beras bukan hanya kerajinan tradisional tetapi juga mata pencaharian untuk kehidupan yang lebih sejahtera.

Majalah Warisan

Sumber: https://www.facebook.com/photo/?fbid=837911785116646&set=pcb.837911875116637

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
gambar-gambar indah sinar matahari

gambar-gambar indah sinar matahari

Suatu sore di kota kelahiranku

Suatu sore di kota kelahiranku

Rumah Pendingin Pembangkit Listrik Termal Nghi Son

Rumah Pendingin Pembangkit Listrik Termal Nghi Son