Resolusi partai selalu membawa arahan yang signifikan. Namun, agar kebijakan-kebijakan ini benar-benar berakar dalam kehidupan sehari-hari, dibutuhkan orang-orang yang tahu bagaimana mengubah konsep-konsep yang kering dan abstrak menjadi sesuatu yang mudah dipahami, mudah diingat, dan mudah diterapkan. Di tingkat akar rumput, tim propagandis adalah "jembatan" yang tepat. Mereka aktif pergi dari desa ke desa, menghadiri setiap pertemuan, dan menyampaikan resolusi kepada masyarakat menggunakan bahasa sehari-hari dan ketulusan.

Karya yang diikutsertakan dalam kompetisi propagandis terbaik oleh Komando Militer Komune O Lam. Foto: DUC TOAN
Kompetisi Propagandis Unggul 2026 di Komune O Lam baru-baru ini adalah contoh nyata. Zaman membaca dan menyalin saja sudah berlalu; banyak karya yang dipersiapkan dengan cermat, memanfaatkan teknologi informasi, alat bantu visual, dan klip video untuk membuat isi resolusi lebih mudah dipahami oleh audiens. 32 kontestan dari berbagai cabang Partai berpartisipasi dalam tiga bagian kompetisi: penyusunan garis besar, presentasi, dan menjawab pertanyaan. Isinya berkisar pada Resolusi Kongres Partai Nasional ke-14, Resolusi Kongres Partai Provinsi An Giang , dan Resolusi Kongres Partai Komune O Lam untuk periode 2025-2030. Namun, yang patut diperhatikan bukanlah resolusi itu sendiri, tetapi bagaimana para propagandis "menerjemahkan" resolusi tersebut ke dalam sebuah kisah kehidupan nyata.
Banyak presentasi dari staf pengajar meninggalkan kesan yang kuat karena sifat mereka yang "lembut" dan mudah didekati. Dari Resolusi Politbiro 71 tentang terobosan dalam pengembangan pendidikan dan pelatihan, para kandidat secara langsung menghubungkannya dengan peningkatan kualitas pengajaran di daerah minoritas etnis. Alih-alih pernyataan yang bombastis, mereka berbicara tentang menjaga siswa tetap di kelas, mendorong orang tua untuk membiarkan anak-anak mereka melanjutkan pendidikan, dan menanamkan aspirasi pada anak-anak di daerah pegunungan yang menghadapi banyak kesulitan. Kandidat Huynh Cong Thuc dari sel Partai Sekolah Dasar An Tuc "B" berbagi: "Bagi saya, setiap pelajaran bukan hanya tentang memberikan pengetahuan tetapi juga tentang berkontribusi pada pembentukan kesadaran dan aspirasi untuk kemajuan pada siswa minoritas etnis. Ketika kualitas pendidikan ditingkatkan, itu juga membentuk dasar untuk pembangunan jangka panjang daerah tersebut." Cara berbicara ini tidak terdengar seperti pidato formal. Tetapi justru kesederhanaan inilah yang membuat resolusi tersebut lebih mudah dipahami oleh masyarakat.
Dalam segmen lain dari kompetisi tersebut, kontestan Chau Soc Khon dari cabang Partai dusun Phuoc Long memberikan gambaran yang sangat autentik tentang kehidupan masyarakat Khmer. Ia berbicara tentang pentingnya propaganda sesuai dengan adat dan tradisi; bahwa untuk membuat orang mendengarkan, seseorang harus terlebih dahulu memahami mereka. Ketika orang memahami kebijakan, mereka akan setuju dan secara sukarela mengikutinya. Ini juga merupakan aspek terpenting dari kerja propaganda akar rumput: berbicara dengan cara yang dipercaya dan diikuti oleh masyarakat.
Wakil Sekretaris Komite Partai Komune O Lam, Tieu Dinh Hieu Nhan Trung, berkomentar bahwa banyak karya yang masuk mencerminkan realitas dan dapat langsung diterapkan dalam kegiatan cabang Partai dan propaganda di daerah pemukiman. Kompetisi ini bukan hanya ajang persaingan, tetapi juga kesempatan bagi para propagandis untuk mempelajari cara-cara baru dan lebih sesuai dalam berkomunikasi dengan masyarakat. Masyarakat mungkin tidak akan mengingat kalimat-kalimat panjang, tetapi mereka akan mengingat hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan mereka.
Kisah Ibu Tran Thi Bao Ngoc, seorang guru di Sekolah Dasar Long Kien "B", adalah contoh lain bagaimana "melunakkan" resolusi. Dengan tema penyebaran informasi terkait kebijakan kesejahteraan sosial, asuransi kesehatan, dan pekerjaan kependudukan, beliau memilih untuk berbicara melalui kisah nyata. Ibu Ngoc berbagi: "Propaganda tidak sulit; yang penting adalah memilih metode yang sesuai dengan setiap target audiens. Teknologi dapat mendukungnya dengan gambar, klip video, selebaran, dan lain-lain, tetapi komunikator tetap menjadi pusat perhatian karena merekalah yang menentukan bagaimana menjelaskan sesuatu agar pendengar mengerti dan setuju."
Selama pertemuan orang tua-guru, alih-alih membacakan peraturan yang membosankan tentang asuransi kesehatan, Ibu Ngoc menceritakan kasus-kasus siswa miskin yang biaya pengobatannya ditanggung oleh asuransi, membantu keluarga mereka mengatasi masa-masa sulit. Pendekatan "orang nyata, kisah nyata" ini beresonansi lebih dalam daripada slogan apa pun. Di sekolah-sekolah, program tabungan "celengan" juga dipertahankan untuk mendukung siswa yang kurang mampu. Tindakan-tindakan kecil namun praktis ini mengubah resolusi dari konsep yang jauh menjadi tindakan nyata setiap hari.
Ketika para petani memahami mengapa mereka perlu beralih tanaman; ketika orang tua secara sukarela membeli asuransi kesehatan untuk anak-anak mereka; ketika kaum muda dari kelompok etnis minoritas melihat jalan pendidikan untuk mengubah masa depan mereka… saat itulah resolusi tersebut mulai menunjukkan nilai praktisnya. Dan di balik perubahan-perubahan ini terdapat tokoh-tokoh propagandis akar rumput – mereka yang secara aktif “melunakkan” resolusi tersebut dengan dedikasi, tanggung jawab, dan cinta kepada tanah air mereka.
DUC TOAN
Sumber: https://baoangiang.com.vn/nhung-nguoi-mem-hoa-nghi-quyet-o-co-so-a485820.html











Komentar (0)