Sebagai tonggak penting yang menandai kedewasaan, pilihan, dan awal perjalanan baru, Ujian Kelulusan SMA 2025 dipersiapkan dengan cermat oleh siswa kelas 12 di provinsi ini, mulai dari pengetahuan dan kesehatan hingga pola pikir yang percaya diri.
Alih-alih menunggu hingga menit terakhir sebelum ujian untuk "belajar kebut semalam," Nguyen Hoang Vu (seorang siswa kelas 12A4, SMA Praktik Cao Nguyen, Kota Buon Ma Thuot) secara proaktif mengatur pengetahuannya tentang semua mata pelajaran sejak dini. Dengan impian menjadi guru bahasa Inggris, Vu memilih kombinasi mata pelajaran D01 (Matematika, Sastra, Bahasa Inggris) dan telah menjalani proses persiapan yang sangat sistematis dan strategis.
Vu berbagi: “Ujian tahun ini telah disesuaikan strukturnya untuk menilai kemampuan siswa secara lebih komprehensif. Untuk Bahasa Inggris, saya tidak belajar berdasarkan topik tetap, tetapi lebih luas, mencakup berbagai subjek yang beragam dan kurang umum. Untuk Matematika, saya memprioritaskan peninjauan fungsi eksponensial, logaritma, trigonometri, dll. Sedangkan untuk Sastra, saya fokus pada peninjauan menyeluruh pengetahuan dalam buku teks terlebih dahulu, kemudian memperluasnya untuk mencakup pengetahuan di luar buku teks. Saat ini, saya siap untuk mengikuti Ujian Kelulusan SMA 2025.”
| Para siswa kelas XII SMA sedang fokus pada studi mereka sebagai persiapan untuk Ujian Kelulusan SMA tahun 2025. |
Nguyen Huy Dong (seorang siswa kelas 12A1, SMA Pham Van Dong, distrik Krong Ana) mengaku bahwa dulu ia selalu gugup sebelum ujian, tetapi pengalaman-pengalaman itu membantunya belajar bernapas dalam-dalam, mengendalikan emosi, dan mengatur waktu secara efektif. Dengan tujuan meraih nilai tinggi dan impian bergabung dengan militer, sejak Tahun Baru Imlek, Dong fokus belajar melalui kelas daring, mengulang pelajaran bersama guru, dan berlatih dengan mengerjakan soal-soal ujian dan latihan daring.
Meskipun kondisi pembelajaran mungkin berbeda antara daerah perkotaan dan pedesaan, siswa di seluruh provinsi berupaya mengatasi kesulitan dan meraih impian mereka. Di daerah pedesaan yang lebih terpencil, Le Thi Thanh Vy (SMA Vo Van Kiet, distrik Ea H'leo) dengan tekun belajar setiap hari. Vy sebagian besar menghabiskan waktunya belajar mandiri di rumah, menyusun pengetahuannya dan berlatih mengerjakan soal ujian secara daring. Berasal dari keluarga kurang mampu dan kehilangan ibunya di usia muda, siswa dari komune Ea Khăl yang terpencil ini selalu menyimpan banyak mimpi dan aspirasi, mimpi terbesarnya saat ini adalah menjadi seorang guru. “Saya berharap mendapatkan hasil yang baik dalam ujian ini agar masa depan saya tidak terlalu sulit…,” ungkap Vy.
Mungkin, bagi para siswa ini, selain tekun mempelajari kembali pengetahuan mereka sendiri, keluarga dan guru selalu menjadi sumber dukungan yang penting. Bagi Nguyen Hoang Vu dan Nguyen Huy Dong, selain mengajar materi pelajaran, guru mereka juga menyelenggarakan sesi tambahan untuk mendukung pengulangan pengetahuan dan metode belajar mereka, yang sangat penting bagi siswa sebelum memasuki ujian kelulusan.
Bagi Thanh Vy, itu juga merupakan kasih sayang ayahnya – seorang pria pekerja keras yang diam-diam khawatir dan berharap putrinya diterima di program Pelatihan Guru. Adapun Le Hoang Nguyen (seorang siswa kelas 12 jurusan Matematika di SMA Nguyen Du untuk Siswa Berbakat, Kota Buon Ma Thuot), yang menggerakkannya adalah harapan yang lembut namun penuh kasih sayang dari orang tuanya.
Nguyen mengungkapkan: "Orang tua saya memiliki harapan yang tinggi terhadap saya, tetapi mereka tidak memaksa saya untuk masuk ke sekolah-sekolah unggulan; mereka hanya ingin saya merasa nyaman dan menjadi diri sendiri. Tetapi justru pemahaman itulah yang membuat saya ingin bekerja lebih keras."
| Ujian kelulusan SMA merupakan tonggak penting yang menandai kedewasaan, pilihan, dan awal perjalanan baru bagi siswa kelas 12. (Dalam foto: Para kandidat yang mengikuti ujian kelulusan SMA tahun 2024 di pusat ujian SMA Cu M'gar, distrik Cu M'gar). |
Sebelum "momen besar" itu, meskipun ada sedikit rasa gugup, cemas, atau tekanan, siswa kelas 12 tahun ini memasuki ujian dengan semangat proaktif. Setiap siswa membawa mimpi indah dan keinginan untuk mengejar karier tidak hanya dengan dasar pengetahuan tetapi juga dengan usaha yang gigih, kemauan keras, dan tekad.
Sumber: https://baodaklak.vn/xa-hoi/202506/no-luc-de-cham-den-uoc-mo-88416ad/






Komentar (0)