
Meningkatkan kualitas produk OCOP.
Pada pertengahan Januari 2026, Komite Rakyat Provinsi Lam Dong mengajukan proposal kepada Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup yang meminta evaluasi dan klasifikasi 8 produk OCOP di tingkat nasional. Produk yang diusulkan terutama termasuk dalam kelompok kopi, teh, dan produk farmasi olahan dari 3 perusahaan di provinsi tersebut.
Semua ini adalah produk-produk unggulan berkualitas tinggi yang memenuhi kriteria skala produksi, nilai tambah, dan potensi pasar. Langkah ini menunjukkan pergeseran signifikan dalam program OCOP Lam Dong dari pengembangan ekstensif ke peningkatan kualitas, dengan tujuan menghasilkan produk-produk yang memiliki daya saing tinggi di pasar.

Menurut Departemen Pertanian dan Lingkungan Lam Dong, provinsi tersebut saat ini memiliki 926 produk OCOP, di mana 75 produk telah meraih bintang 4 dan 844 produk telah meraih bintang 3. Jumlah produk tersebut terus meningkat selama bertahun-tahun, terutama berfokus pada makanan, produk pertanian olahan, minuman, produk herbal, dan jasa pariwisata pedesaan.
Banyak produk OCOP dari provinsi Lam Dong kini tersedia di supermarket, toko khusus, dan pameran dagang baik di dalam maupun di luar provinsi. Beberapa produk secara bertahap memasuki pasar ekspor, membuka peluang untuk meningkatkan nilai dan membangun merek lokal di pasar internasional.

Untuk mencapai hasil ini, Provinsi Lam Dong telah menerapkan banyak program OCOP (Satu Komune Satu Produk) seiring dengan restrukturisasi sektor pertanian. Berdasarkan wilayah Lam Dong yang luas setelah reorganisasi (termasuk bekas wilayah Lam Dong, Binh Thuan, dan Dak Nong), program ini diorganisir untuk memanfaatkan keunggulan masing-masing wilayah dan produk khasnya.
Program OCOP tidak hanya sekadar mengakui prestasi; program ini juga mendorong pergeseran pola pikir dari produksi pertanian ke ekonomi pertanian. Bisnis semakin fokus pada kualitas, membangun rantai nilai, meningkatkan desain dan kemasan, serta menerapkan ketelusuran dan standar produksi yang canggih. Akibatnya, nilai produk meningkat secara signifikan dibandingkan sebelumnya.

Daerah-daerah setempat telah secara efektif memanfaatkan potensi yang ada untuk mengembangkan produk-produk khas. Produk-produk seperti kopi, kacang macadamia, kakao, buah naga, artichoke, buah-buahan dan sayuran daerah beriklim sedang, serta makanan laut olahan secara bertahap memantapkan posisinya di pasar.
Bersamaan dengan itu, provinsi ini berfokus pada pengembangan area bahan baku khusus, mempromosikan industri pedesaan, melestarikan desa-desa kerajinan tradisional, dan menghubungkan program OCOP dengan pembangunan pedesaan baru yang berkelanjutan.

Keefektifan program ini terbukti dengan jelas dari peningkatan pendapatan rata-rata tahunan sebesar 15-20% bagi peserta OCOP dan terciptanya lebih banyak lapangan kerja bagi pekerja pedesaan.
Kualitas, merek, dan daya saing produk terus meningkat, berkontribusi pada modernisasi ekonomi pedesaan.
Memanfaatkan keunggulan, mengupayakan keberlanjutan.
Setelah reorganisasi administratif, Lam Dong menjadi provinsi dengan luas wilayah terbesar di negara ini. Dengan iklim dan kondisi tanah yang beragam serta lokasi geografis yang menguntungkan, provinsi ini memiliki banyak keunggulan dalam mengembangkan pertanian berteknologi tinggi, pertanian ekologis, dan pertanian organik yang terkait dengan agrowisata. Ini merupakan fondasi penting untuk pengembangan berkelanjutan program Satu Komune Satu Produk (OCOP) di fase baru.

Dalam periode mendatang, Provinsi Lam Dong telah mengidentifikasi tujuh orientasi dan solusi utama untuk meningkatkan program OCOP. Di antaranya, pembangunan merek dan pengembangan pasar dianggap sebagai tugas penting.
Provinsi ini akan meningkatkan promosi perdagangan, menghubungkan produk OCOP dengan pariwisata, mengembangkan sistem distribusi dan titik penjualan OCOP, serta menciptakan kondisi agar produk lebih mudah menjangkau konsumen.

Selain memperluas pasar, provinsi ini berfokus pada peningkatan kualitas produk. Bisnis akan didukung dalam menerapkan standar kualitas, proses produksi yang canggih, dan akan memprioritaskan evaluasi dan klasifikasi sebelum sertifikasi produk.
Pengembangan OCOP (One Commune One Product) berorientasi pada rantai nilai, memanfaatkan keunggulan unik dari setiap daerah, menghindari duplikasi dan fragmentasi.

Selain itu, provinsi ini memperkuat perannya dalam manajemen negara dan memobilisasi sumber daya sosial untuk mendiversifikasi modal investasi bagi program tersebut. Pelatihan dan pengembangan keterampilan dalam manajemen, pemasaran, dan transformasi digital bagi para pemangku kepentingan juga ditekankan untuk meningkatkan daya saing dalam konteks integrasi.
Provinsi Lam Dong akan fokus pada pengembangan produk OCOP yang memiliki potensi, keunggulan kompetitif, dan karakteristik yang khas. Provinsi ini mendorong bisnis dan koperasi untuk berinvestasi dalam penelitian, inovasi teknologi, dan peningkatan kualitas produk.

Menurut Wakil Ketua Tetap Komite Rakyat Provinsi, Le Trong Yen, dengan fondasi yang telah dibangun dan ruang untuk pengembangan yang semakin luas, program OCOP Lam Dong menghadapi peluang baru untuk terobosan.
Orientasi "kualitas - inovasi - keberlanjutan" tidak hanya membantu meningkatkan nilai produk tetapi juga berkontribusi pada promosi pembangunan daerah pedesaan baru, membawa ekonomi pedesaan menuju modernisasi dan integrasi.
Sumber: https://baolamdong.vn/ocop-lam-dong-truc-thoi-co-but-pha-moi-425744.html







Komentar (0)