Oleh karena itu, sejumlah ponsel bermerek Nokia telah dihapus dari situs web penjualan HMD Global di Eropa. Model-model yang baru dirilis sedang diganti namanya, sementara model-model lama ditandai sebagai "akhir masa pakai" dan tidak lagi dijual. Proses ini dilakukan secara diam-diam.

Namun, ponsel Nokia masih terdaftar di situs web HMD Global di Asia, Amerika Utara, dan Amerika Latin, yang menunjukkan bahwa transisi tersebut tidak terjadi secara bersamaan. Beberapa situs teknologi memperkirakan bahwa HMD Global kemungkinan telah menjual stok yang tersisa di wilayah-wilayah ini sebelum menghentikan produksi ponsel tersebut.
Menurut GizChina, alasannya mungkin karena lisensi merek Nokia akan berakhir pada akhir tahun ini, dan HMD ingin fokus pada mereknya sendiri daripada mengajukan perpanjangan.
Beberapa ahli percaya bahwa pasar ponsel pintar semakin kompetitif dan Nokia tampaknya kehilangan pangsa pasar, tidak lagi memiliki daya tarik yang cukup bagi pelanggan.
HMD belum memberikan komentar terkait konten di atas.
Sumber: https://kinhtedothi.vn/nokia-lai-gap-han.html






Komentar (0)