Bawang ungu Binh Hai merupakan produk yang telah diakui sebagai OCOP (One Commune One Product). Dengan iklimnya yang sejuk, cerah, dan berangin serta tanah yang sesuai, lahan pesisir komune Binh Hai sangat cocok untuk budidaya bawang dan menghasilkan produktivitas tinggi. Saat ini, komune Binh Hai memiliki 305 rumah tangga yang menanam bawang, menempati area seluas 212 hektar, menjadikannya daerah penghasil bawang terbesar kedua di provinsi ini, setelah Ly Son.
Menurut petani setempat, tanaman bawang ini ditanam pada bulan Januari. Setelah sekitar dua bulan perawatan, bawang siap panen, dengan perkiraan hasil rata-rata lebih dari 1 ton per sao (sekitar 1000 meter persegi).
Saat ini, harga bawang merah berkisar antara 20.000 hingga 25.000 VND/kg, tergantung jenis dan kualitasnya. “Keluarga saya telah menanam bawang merah selama lebih dari 20 tahun. Musim dingin-semi ini, cuacanya kurang mendukung, tetapi berkat perhatian dan bimbingan koperasi dalam menerapkan teknik penanaman yang sesuai, hasil panen secara keseluruhan cukup baik, dan semua orang senang,” ujar Ibu Nguyen Thi Truc (55 tahun), seorang petani bawang merah veteran di desa Thanh Thuy.
Untuk memastikan panen yang melimpah, para petani dengan teliti mempersiapkan setiap langkahnya. Nguyen Thanh Cao (38 tahun), dari desa Thanh Thuy, mengatakan bahwa bawang bombai mudah ditanam tetapi membutuhkan kerja keras, terutama selama tahap penanaman awal dan perkembangan daun, karena hama dan penyakit paling mungkin muncul pada saat ini. Rata-rata hasil panen per sao (sekitar 1000 meter persegi) lebih dari 1 ton, dan setelah dikurangi semua biaya, petani dapat memperoleh keuntungan 10 hingga 12 juta VND per sao.
Selain memenuhi kebutuhan konsumsi di dalam provinsi, bawang merah Binh Hai juga dibeli oleh pedagang dan didistribusikan ke provinsi dan kota tetangga. Menurut Nguyen Quang Vu, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Binh Hai, dengan tujuan produksi berkelanjutan, dalam beberapa tahun terakhir pemerintah komune telah aktif mendukung petani dalam mengakses teknik pertanian baru, menggunakan pupuk hayati, dan berupaya untuk berproduksi sesuai standar VietGAP untuk meningkatkan kualitas produk dan meminimalkan dampak lingkungan.
Serangkaian foto petani sedang memanen bawang:
| Meskipun cuaca panas, para petani mulai memanen bawang sejak pagi hari. |
| Bawang-bawang tersebut dicabut oleh para petani dan diikat menjadi bundel-bundel kecil. |
| Bawang berkualitas tinggi harus memiliki umbi yang besar dan seragam serta bebas dari hama dan penyakit. |
| Berkat hasil panennya yang stabil, bawang merah secara bertahap menjadi tanaman utama bagi banyak rumah tangga di komune Binh Hai. |
| Setelah dipanen, bawang dikumpulkan menjadi tumpukan oleh para petani untuk diangkut kembali ke rumah mereka. |
| Bawang bombai digantung di tiang oleh para petani. |
| Setelah panen, langkah selanjutnya adalah membuang tangkai bawang untuk persiapan penjualan kepada pedagang. |
| Banyak orang lanjut usia juga ikut serta mengupas bawang untuk mendapatkan penghasilan tambahan. |
Teks dan foto: AI VY
BERITA DAN ARTIKEL TERKAIT:
Sumber: https://baoquangngai.vn/kinh-te/202504/nong-dan-binh-hai-vao-vu-thu-hoach-hanh-f5d1330/






Komentar (0)