Di halaman pribadinya, Seniman Berprestasi Chí Trung memposting sebuah klip yang membagikan pandangannya tentang pernikahan di usia 65 tahun.
Sang seniman mengatakan bahwa ia telah menjalani tiga perempat hidupnya, memiliki pernikahan yang bisa disebut bahagia, hanya untuk menyadari pada saat-saat tertentu bahwa ia merasa kesepian di rumah yang dulunya adalah rumahnya.

Dia ingin berbagi pengalamannya dengan kaum muda – terutama mereka yang akan segera menikah.
Menurut Chi Trung, ketika masih muda, orang menikah dengan keyakinan bahwa cinta saja sudah cukup. Namun, setelah beberapa tahun hidup bersama dan memiliki anak, mereka menghadapi tekanan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan menyadari bahwa cinta murni tidak lagi cukup kuat untuk mengatasi semua itu.
Cuplikan dari Seniman Berprestasi Chi Trung yang berbagi
Sang seniman percaya bahwa suami dan istri dipersatukan karena "takdir," saling mencintai karena "cinta," tetapi yang membuat mereka tetap bersama hingga akhir hayat adalah "kesetiaan."
"Saya tahu ada banyak pasangan yang tidak selalu harmonis, yang terus-menerus bertengkar, terkadang bahkan berkelahi secara fisik, tetapi mereka selalu memahami bahwa keluarga adalah yang utama. Meskipun mereka mungkin marah atau terluka, mereka selalu menemukan cara untuk menyelesaikan masalah dan tidak pernah menyerah," ceritanya.
Ia percaya bahwa kesombongan dan keinginan untuk menang di saat marah adalah penyebab langsung dari banyak pernikahan yang hancur. Agar pernikahan bertahan lama, pasangan muda perlu belajar untuk berubah demi satu sama lain.
"Perubahan bukan berarti kehilangan jati diri, melainkan menemukan keseimbangan untuk hidup lebih damai. Toleransi bukanlah tanda kelemahan, melainkan pilihan sadar untuk menjaga kebahagiaan keluarga," ungkap sang seniman.

Chi Trung menekankan bahwa ia hanya berbagi pandangannya berdasarkan pengalaman pribadi. Ia tidak memberi nasihat atau memaksakan pendapatnya, melainkan ingin orang-orang memiliki lebih banyak perspektif sehingga mereka dapat membuat pilihan yang tepat pada titik penting dalam hidup mereka.
Chí Trung kini menikmati kehidupan yang damai dan bahagia setelah banyak mengalami pasang surut. Setelah pernikahannya dengan Seniman Rakyat Ngọc Huyền kandas, ia mengalami depresi. Kemudian, ia bertemu dengan kekasihnya, Ý Lan, dan merasa bahwa Ý Lan adalah secercah harapan di ujung terowongan.
Keduanya mudah berempati satu sama lain karena sama-sama pernah mengalami kesulitan dalam pernikahan. Setelah 5 tahun bersama, dia sangat menyayangi pacarnya dan mengatakan bahwa pacarnya adalah wanita yang lembut, pengertian, dan merawat keluarganya dengan baik.

Setiap pagi, mereka bangun bersama, berolahraga, pergi ke kafe langganan mereka untuk minum kopi, mengamati kehidupan jalanan, lalu masing-masing melanjutkan aktivitasnya sendiri.
Lahir pada tahun 1961, Chi Trung adalah wajah yang familiar di panggung dan layar kaca, paling dikenal karena perannya sebagai Dewa Lalu Lintas dalam program Táo Quân (Dewa Dapur) . Sebelumnya ia menjabat sebagai Direktur Teater Pemuda. Chi Trung juga pernah tampil dalam film-film seperti: Độc đạo (Jalan yang Unik), Ghét thì yêu thôi (Sapa thi yeu thoi - Benci Lalu Cinta), Thông gia ngõ hẹp (Mertua di Gang Sempit )...
Thuy Ngoc
Foto dan video: Materi arsip

Sumber: https://vietnamnet.vn/nsut-chi-trung-tuoi-65-chia-se-ve-hon-nhan-sau-nhung-do-vo-2480618.html








Komentar (0)