Pada malam 23 Juni, Artis Berjasa Viet Anh mengatakan ia menutup sementara halaman pribadinya untuk menangani masalah keamanan. Ia mengungkapkan bahwa ia sedang dalam perjalanan bisnis ke luar negeri untuk menandatangani kontrak. membangun pabrik. Pada saat yang sama, ia menegaskan bahwa aktivitas bisnis ceker ayam masih berjalan normal.
"Saya sedang dalam perjalanan bisnis ke luar negeri. Hari ini, saya terkejut melihat staf saya menelepon untuk melapor. Saya tidak menyangka penutupan Facebook akan menimbulkan kehebohan seperti ini," kata Viet Anh.
Viet Anh menambahkan bahwa untuk memastikan Facebook tidak diretas dan menghindari kekhawatiran orang, ia akan menutup halaman pribadinya pada malam hari dan membukanya kembali pada siang hari.
“Ketika saya memiliki kendali penuh atas keamanan Facebook, saya akan membukanya secara permanen sehingga semua orang tidak perlu khawatir. Jika terjadi sesuatu, saya harus mengunci keranjang belanja terlebih dahulu, bukan? Keranjang belanja masih terbuka, produk masih dijual, tidak pernah ditutup, kecuali terbakar barang", Viet Anh menegaskan.
Pada tanggal 23 Juni, opini publik menjadi heboh ketika perusahaan Eat with Mrs. Tuyet bubar, dan pada saat yang sama menimbulkan pertanyaan tentang kualitas produk bisnis milik Viet Anh. Publik semakin bingung ketika pada saat yang sama, halaman pribadi Seniman Berjasa Viet Anh Tidak dapat mencari di bilah alat Facebook.
Sedangkan untuk Viet Anh, seniman pria ini selalu menegaskan bahwa produknya diproduksi berdasarkan proses tertutup, bahan baku diimpor dari Polandia, menjamin kebersihan dan keamanan makanan, serta dokumen pemeriksaan yang jelas.
Pada saat yang sama, ia menyatakan bahwa ia tidak akan menukar gelar atau reputasinya dengan bisnis.
Gelar Seniman Berjasa yang diberikan Negara sangat berharga, jadi saya tidak akan pernah menukarnya dengan bisnis. Produk yang saya jual tidak hanya ditujukan kepada konsumen di seluruh negeri, tetapi juga kepada saya sendiri, keluarga, dan teman-teman yang menggunakan produk ini setiap hari. Itulah sebabnya saya tidak pernah menghemat beberapa ribu untuk mengurangi kualitas. Kami tidak pernah mengutamakan keuntungan, tetapi kesehatan konsumen dan tanggung jawab kepada masyarakat adalah prioritas utama kami. VA Food,” katanya.
Terkait informasi bahwa produk VA Food memiliki asal yang sama dengan beberapa produk yang dituding berkualitas buruk di pasaran, Viet Anh mengatakan, wajar saja jika banyak merek yang memiliki pabrik yang sama.
"Meskipun berasal dari pabrik yang sama, yang penting adalah standar, proses, dan kualitas produk setiap merek dan label berbeda. Kita tidak bisa berasumsi bahwa semua produk memiliki kualitas yang sama hanya karena satu pabrik," jelasnya.
Sumber: https://baoquangninh.vn/nsut-viet-anh-len-tieng-3363778.html
Komentar (0)