Sepak bola Argentina baru saja mengalami kasus mengejutkan di mana pemain wanita Florencia Guinazu dibunuh oleh mantan suaminya setelah perceraian mereka. Setelah melakukan kejahatan tersebut, sang suami juga bunuh diri di samping mantan istrinya.
Peristiwa ini membuat Asosiasi Sepak Bola Argentina sangat berduka, dan menyatakan: "Kami sangat sedih harus mengucapkan selamat tinggal kepadamu. Terima kasih karena selalu membela warna kami. Kami akan sangat merindukanmu. Flor tersayang, kami akan bersama keluargamu dan anak-anakmu yang masih kecil."

Asosiasi Sepak Bola Argentina menyampaikan rasa duka cita atas insiden tersebut.
Secara spesifik, pemain wanita Guinazu dari Atletico Argentino di Liga Mendoza baru-baru ini meninggal dunia, meninggalkan seorang putra berusia 7 tahun dan seorang putri berusia 5 tahun.
Pemain wanita itu ditemukan di rumahnya dengan tanda-tanda pemukulan dan pencekikan setelah otopsi. Polisi baru mengetahui kejadian tersebut ketika tetangga menemukan catatan yang ditempel di jendela dan menghubungi mereka, yang berbunyi, "Hubungi 911. Anak-anak sendirian."

Pemain sepak bola wanita Florencia Guinazu telah meninggal dunia, meninggalkan dua anak (Foto: Klub)
Menurut media Argentina, catatan ini kemungkinan besar ditulis oleh suaminya setelah membunuhnya. Sebelum kejadian ini, Guinazu telah bercerai dengan suaminya dan berulang kali melaporkan pelecehan yang dilakukan suaminya kepada polisi. Suaminya baru-baru ini ditangkap dan dibebaskan pada November 2023.
Polisi Argentina saat ini sedang menyelidiki kasus ini lebih lanjut dan belum merilis informasi spesifik apa pun.
Sumber: https://nld.com.vn/nu-cau-thu-argentina-bi-chong-sat-hai-sau-ly-hon-196240410142702495.htm
Komentar (0)