Lingkungan Ha Tu 5 saat ini memiliki sekitar 780 rumah tangga dengan lebih dari 2.450 penduduk, terbagi menjadi 14 kelompok perumahan. Wilayah ini berbatasan dengan beberapa daerah kompleks, yang seringkali menyebabkan konflik dan perselisihan antar penduduk. Dalam konteks ini, mediasi akar rumput menjadi "jembatan" penting untuk menjaga persatuan dan memastikan keamanan serta ketertiban di wilayah tersebut.

Lahir pada tahun 1982, Ibu Hoang Thi Hai Yen, Wakil Kepala Komite Depan dan anggota tim mediasi di lingkungan Ha Tu 5, selalu dianggap sebagai sosok yang bertanggung jawab, teladan, dan sangat terlibat. Banyak orang mengagumi beliau bukan hanya karena antusiasmenya, tetapi juga semangat inovatif dan fleksibelnya sebagai seorang pemuda yang berpartisipasi dalam kerja komunitas, bidang yang sebagian besar ditangani oleh pejabat senior yang sudah pensiun.
Dengan keunggulan sebagai pemilik bisnis wanita muda yang cerdas dan dekat dengan kehidupan modern, Ibu Yen membawa pendekatan ilmiah , terbuka, dan fleksibel dalam pekerjaannya. Dalam setiap kasus, beliau selalu proaktif menyelidiki penyebabnya, mendengarkan pendapat dari berbagai pihak sebelum bekerja sama dengan anggota tim mediasi untuk menemukan solusi yang tepat. Beliau memahami bahwa penyelesaian konflik di daerah permukiman tidak hanya membutuhkan logika tetapi juga ketulusan, pengertian, dan ketekunan.
Ibu Yen berbagi: "Untuk mediasi yang sukses, langkah pertama adalah membuat orang merasa didengar dan dihormati."
Oleh karena itu, alih-alih memaksakan kehendaknya atau menentukan pemenang dan pecundang, ia sering memilih metode yang lembut dan mudah didekati, bekerja dengan semangat menjaga hubungan bertetangga, dan menggabungkannya dengan penyebaran peraturan hukum sehingga para pihak dapat secara sukarela menemukan titik temu. Baginya, mediasi bukan hanya tentang menyelesaikan suatu kasus, tetapi juga tentang menjaga persatuan dalam komunitas.

Dari tahun 2025 hingga sekarang, ia telah berpartisipasi langsung dalam mediasi yang sukses terhadap 8 kasus yang melibatkan konflik keluarga, perselisihan kecil di lingkungan perumahan, dan hubungan antar tetangga. Semua kasus menghasilkan hasil positif setelah mediasi, dengan semua pihak setuju dan tidak ada perselisihan berkepanjangan yang muncul.
Salah satu kasus tipikal yang dengan jelas menunjukkan keahlian tim mediasi lingkungan Ibu Ha Tu 5 adalah sengketa terkait perataan lahan di dekat pemakaman Goc Khe di lingkungan tersebut. Ini adalah isu sensitif, rawan sengketa berkepanjangan karena melibatkan lahan dan berlokasi di dekat pemakaman. Kecurigaan dan rasa tidak senang di awal antara para pihak membuat pencarian titik temu menjadi sangat sulit.
Menghadapi situasi ini, Ibu Yen dan tim mediasi beliau langsung menuju lokasi kejadian, bertemu dengan setiap rumah tangga untuk memahami kekhawatiran dan aspirasi mereka. Tanpa terburu-buru, beliau dengan sabar menganalisis mana yang benar dan mana yang salah, mendorong semua pihak untuk melihat masalah ini dari perspektif komunitas dan dengan tanggung jawab terhadap kawasan perumahan. Setelah berhari-hari melakukan mediasi terus-menerus, masalah tersebut diselesaikan secara damai, tanpa menimbulkan masalah keamanan atau ketertiban umum lebih lanjut.
Menurut banyak warga di lingkungan tersebut, hal yang patut dikagumi dari Ibu Yen adalah meskipun sibuk dengan bisnisnya, beliau selalu meluangkan waktu untuk kegiatan kemasyarakatan. Mulai dari gerakan lingkungan dan kegiatan kelompok masyarakat hingga menyelesaikan masalah yang muncul di masyarakat, beliau berpartisipasi dengan antusias dan penuh tanggung jawab.
Ia memiliki perpaduan harmonis antara energi muda dan pengalaman praktis. Ia tidak takut belajar dari pejabat yang lebih senior, dan pada saat yang sama, ia dengan berani menerapkan metode baru yang lebih ilmiah dalam menangani pekerjaan. Hasilnya, banyak masalah di kawasan perumahan dapat diselesaikan dengan cepat dan efisien, sambil tetap memastikan pendekatan yang manusiawi dan masuk akal.
Selain unggul dalam pekerjaan mediasi, Ibu Hoang Thi Hai Yen secara aktif mempromosikan dan mendorong masyarakat untuk menerapkan pedoman Partai, kebijakan dan hukum Negara, serta berpartisipasi dalam gerakan teladan lokal.
Dedikasi dan tanggung jawab mediator perempuan muda tidak hanya membantu menyelesaikan konflik sehari-hari tetapi juga memupuk semangat bertetangga dan membangun lingkungan yang bersatu dan beradab.
Sumber: https://baoquangninh.vn/nu-hoa-giai-vien-tre-cua-phuong-ha-tu-3409132.html










Komentar (0)