![]() |
Keluarga Messi harus mengeluarkan siaran pers untuk mengkonfirmasi bahwa kesehatan Jorge Messi tetap stabil. Foto: Instagram . |
Piala Dunia 2026 baru-baru ini menyaksikan insiden media yang mengejutkan di Argentina. Florencia Pena, seorang presenter untuk Luzu TV, dipecat setelah melaporkan kematian ayah Lionel Messi selama siaran langsung (livestream).
Selama acara tersebut, Pena secara tak terduga mengumumkan bahwa Jorge Horacio Messi telah meninggal dunia dan mengisyaratkan bahwa kapten Argentina itu mungkin harus pulang di tengah Piala Dunia. Informasi ini dengan cepat menyebar di media sosial, menyebabkan kehebohan di kalangan penggemar.
Namun, hanya beberapa menit kemudian, keluarga Messi mengeluarkan pernyataan yang sepenuhnya membantah rumor tersebut. Pengumuman resmi menyatakan bahwa Jorge Horacio Messi masih menerima perawatan medis dan sedang dalam proses pemulihan. Keluarga tersebut juga mengkritik ketidakbertanggungjawaban beberapa media yang menyebarkan informasi yang belum diverifikasi tentang kehidupan pribadi mereka.
Gelombang kecaman memaksa Luzu TV untuk mengambil tindakan. Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada 18 Juni, stasiun televisi tersebut mengakui bahwa mempublikasikan informasi sensitif tanpa verifikasi adalah tindakan yang tidak dapat diterima.
Saluran televisi tersebut menyatakan bahwa semua pihak yang terlibat dalam kesalahan program tersebut telah diberhentikan sementara dari pekerjaannya, dan Florencia Pena akan meninggalkan jabatannya.
Di pihak lain, presenter wanita itu juga menyampaikan permintaan maaf publik kepada keluarga Messi. Pena menjelaskan bahwa informasi tersebut diberikan oleh tim produksi selama siaran dan telah diverifikasi. Meskipun demikian, ia tetap bertanggung jawab atas pernyataannya di televisi secara langsung.
"Saya sangat malu karena telah menjadi orang yang menyebarkan rasa sakit itu. Saya bertanggung jawab atas kesalahan ini dan telah memutuskan untuk mengakhiri pekerjaan saya di Luzu TV," tulis Pena.
Insiden itu dengan cepat menjadi topik hangat di Argentina, dan berfungsi sebagai peringatan tentang tekanan untuk memverifikasi informasi di era media sosial dan siaran berita langsung.
Sumber: https://znews.vn/nu-mc-mat-viec-vi-tung-tin-cha-messi-qua-doi-post1661148.html

























































