Pagoda ini dibangun dalam bentuk karakter Tionghoa "國" (guo), seperti kuil-kuil Tionghoa, tetapi Pagoda Vinh Trang menampilkan pola bergaya Renaisans, lengkungan bergaya Romawi, besi tempa bergaya Prancis, dan lantai keramik Jepang. Namun, arsitektur interiornya masih sangat mencerminkan gaya pahatan tradisional Vietnam. Patung-patung Buddha berukuran besar, bersama dengan ukiran yang indah, menciptakan kesan khidmat dan agung.
Keindahan pagoda terletak pada seni pahatannya, dan Pagoda Vinh Trang dapat dilihat sebagai cerminan sejarah seni rupa di provinsi Tien Giang.
Setiap hari, pagoda ini menarik banyak pengunjung dari dalam dan luar negeri. Hari-hari tersibuk adalah saat bulan purnama dan selama festival serta Tet (Tahun Baru Imlek). Pada tahun 2007, pagoda ini diakui oleh Pusat Rekor Buku Vietnam sebagai pagoda pertama di Vietnam dengan gaya arsitektur yang menggabungkan pengaruh Timur dan Barat.
Saat berjalan-jalan di sekitar halaman kuil, Anda akan merasakan ketenangan dan kedamaian, seolah waktu telah berhenti. Ini benar-benar destinasi yang luar biasa untuk menemukan kedamaian batin.
Pemandangan halaman Pagoda Vinh Trang.
Pembentukan kuil ini berawal terutama dari pengabdian tulus masyarakat setempat.
Bagian dalam rumah leluhur ini dibangun dengan gaya Tiongkok tetapi masih mempertahankan ciri arsitektur Vietnam.
Pengunjung datang untuk menyalakan dupa, melakukan ritual, dan membeli suvenir di Pagoda Vinh Trang.
Dibawakan oleh Hoang Vu
Sumber: https://baocamau.vn/doc-dao-chua-co-vinh-trang-a35468.html

Gerbang Pagoda Vinh Trang dibangun dengan gaya menara kuno dan ditutupi dengan banyak pecahan tembikar dan porselen yang menggambarkan tema-tema seperti "naga, unicorn, kura-kura, phoenix," "nelayan, penebang kayu, petani, penggembala," burung, bunga, dan kisah-kisah Buddha.






Komentar (0)