
Di Menara Ponagar, saat ini terdapat kelompok tari Cham yang siap tampil untuk para wisatawan. Foto: LOAN PHƯƠNG
Tidak seperti kebanyakan kompleks menara Cham di Vietnam Tengah yang kini hanya berupa reruntuhan, Menara Ponagar masih mempertahankan aktivitas keagamaan. Di sini, tempat ini bukan hanya tempat ibadah bagi masyarakat Cham, tetapi melalui koeksistensi dan kesamaan dalam pemujaan Dewi Ibu, masyarakat Vietnam menciptakan legenda mereka sendiri tentang Ibu Suci Thien Ya Na untuk disembah. Tempat ini juga dianggap sebagai pusat pemujaan Dewi Ibu terbesar di Vietnam Tengah bagi masyarakat Vietnam (memegang posisi penting dan sakral yang setara dengan Dewi Lieu Hanh di Utara dan Dewi Ba Chua Xu di Selatan). Saat ini, tempat ini umumnya disebut sebagai Menara Ponagar.
Setiap tahun, dari tanggal 20 hingga 23 bulan ketiga kalender lunar, Menara Thap Ba menyelenggarakan festival paling khidmat dan terbesar dalam setahun, yang menampilkan berbagai kegiatan budaya dan keagamaan. Selama waktu ini, masyarakat Cham dan Vietnam dari seluruh penjuru membawa persembahan untuk beribadah dengan tulus, mengungkapkan rasa hormat dan syukur mereka, serta berdoa untuk kesehatan, kemakmuran, perdamaian, dan kebahagiaan.

Inti dari situs bersejarah ini adalah patung Dewi Ponagar yang diabadikan di menara. Patung ini dianggap sebagai mahakarya seni pahat Cham kuno. Komposisi patung tersebut menampilkan Lingga yang diletakkan di atas alas berbentuk Yoni (mewakili jenis kelamin laki-laki dan perempuan), yang sangat mencerminkan kepercayaan akan kesuburan dan keinginan masyarakat Cham untuk berkembang biak dan berlimpah. (Dalam foto: Replika patung Dewi Ponagar (di ruang pameran situs bersejarah) adalah restorasi dari patung Dewi Ponagar yang diabadikan di menara). Foto: HUYEN ANH
Huyen Anh
Sumber: https://baocamau.vn/doc-dao-thap-ba-ponagar-a28184.html







Komentar (0)