Bendera nasional berkibar di langit di atas Astana.
Menurut RIA, pada pagi hari tanggal 28 Mei, di Istana Kemerdekaan, tempat para anggota delegasi berkumpul, siaran langsung iring-iringan kendaraan Presiden Rusia Putin ditayangkan di layar televisi.
Baik pengambilan gambar dari udara maupun darat disajikan dengan efek khusus yang mengesankan. Dan di langit kota, jet tempur Angkatan Udara Kazakhstan meninggalkan jejak panjang berwarna putih, biru, dan merah.
Tepat sebelum itu, Presiden Vladimir Putin secara pribadi disambut di bandara oleh Presiden Kassym-Jomart Tokayev dari Kazakhstan.
Selama pertemuan tersebut, Bapak Tokayev menekankan: "Kazakhstan menghargai persahabatan abadi dan kemitraan strategis dengan Rusia. Kami selalu menganggap Rusia sebagai negara Eurasia yang hebat dengan sejarah yang kaya dan potensi yang sangat besar."
Pemimpin Kazakhstan menyebut kerja sama antara kedua negara sebagai "kewajiban suci" karena tidak ada pilihan lain.
Ia mengatakan langsung kepada Presiden Putin: "Anda memimpin negara selama fase paling sulit dari restrukturisasi komprehensif tatanan dunia modern. Dengan hormat dan bermartabat, Anda menjalankan misi yang sangat penting bagi rakyat Rusia dan negara Rusia."
Paket solusi komprehensif
Jadwal kerja sangat padat. Menurut Putin, negosiasi "dilakukan secara profesional dan konstruktif, serta sangat efektif."
Hubungan dengan Kazakhstan telah mencapai tingkat kemitraan strategis komprehensif, dan kedua pihak telah menyiapkan sejumlah besar perjanjian, "mulai dari energi dan keuangan hingga perawatan kesehatan dan pendidikan ," kata Presiden Putin.
Dokumen politik penting yang ditandatangani di Kazakhstan adalah deklarasi bersama tentang tujuh pilar persahabatan antara rakyat Rusia dan Kazakhstan.
Ketujuh pilar tersebut adalah: sejarah bersama dan pemahaman yang bertanggung jawab atas sejarah tersebut dalam semangat persahabatan dan hubungan bertetangga yang baik; pengembangan bersama integrasi Eurasia; perbatasan bersama; kemitraan ekonomi; keragaman bahasa dan budaya sebagai aset bersama; pertukaran pendidikan dan kerja sama olahraga; dan akhirnya, "visi bersama untuk masa depan".
Bapak Tokayev mengatakan: "Dokumen ini mencerminkan semangat hubungan kita dan mengakui komitmen bersama kita untuk memperdalam hubungan ini di atas fondasi yang kokoh dan abadi. Persahabatan abadi dan saling percaya bukanlah slogan propaganda, melainkan inti dari segalanya."
Presiden Putin yakin bahwa volume perdagangan antara kedua negara akan segera melebihi 30 miliar dolar AS. Selain itu, sebagian besar transaksi dilakukan dalam mata uang nasional, dan transaksi impor dan ekspor terlindungi dengan baik dari pengaruh eksternal dan tren negatif di pasar global.
Pembentukan industri
Proyek kerja sama utama adalah pembangkit listrik tenaga nuklir yang akan dibangun Rusia di Kazakhstan. Kesepakatan mengenai spesifikasi pembangkit dan pembiayaan melalui kredit ekspor negara Rusia telah disetujui. Perkiraan biaya konstruksi sekitar 16,4 miliar dolar AS.
"Saya ingin menekankan bahwa ini bukan hanya tentang membangun pembangkit listrik tenaga nuklir. Ini tentang menciptakan seluruh industri, termasuk pendidikan dan pelatihan tenaga kerja," jelas Putin.
Presiden Rusia menambahkan bahwa pengoperasian pembangkit listrik 2,4 GW ini akan memberikan kontribusi signifikan dalam menyediakan energi bersih dan terjangkau bagi perekonomian Kazakhstan, yang menguntungkan baik bisnis maupun rumah tangga.
Proyek ini sedang berlangsung dengan partisipasi Rosatom, yang memenangkan tender pada Juni 2025 dan memimpin konsorsium internasional. Pada Agustus tahun yang sama, pekerjaan survei dimulai di lokasi dekat Danau Balkhash, dekat desa Ulken. Lokasi ini ideal karena kondisi hidrologisnya, infrastruktur, dan prospek penjualan listriknya.
Ruang angkasa dekat Bumi pun tidak dilupakan. "Pusat ruang angkasa Baikonur telah menjadi simbol cemerlang kerja sama ilmiah dan teknis yang efektif antara Rusia dan Kazakhstan selama bertahun-tahun."
"Pelaksanaan proyek Baiterek bersama, termasuk peluncuran sukses wahana peluncur Sunkar-Soyuz-5 baru-baru ini, membuka peluang baru untuk memperkuat posisi negara kita di pasar layanan antariksa internasional," pungkas Tokayev.
Dalam pernyataan bersama mereka, para kepala negara juga menguraikan kerangka kerja yang lebih luas: Rusia dan Kazakhstan "yakin bahwa tidak ada alternatif lain selain membentuk tatanan dunia yang lebih adil."
Rusia dan Kazakhstan membayangkan masa depan sebagai ruang untuk pembangunan yang saling menguntungkan, di mana kedua negara bertindak sebagai mitra dan sekutu yang setara.
Kedua negara tersebut secara khusus menekankan peran Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS) dalam memastikan keamanan regional di Eurasia dan pentingnya mengembangkan pasar bersama dalam kerangka Uni Ekonomi Eurasia (EAEU), serta pergerakan bebas modal dan tenaga kerja.
Konferensi Tingkat Tinggi Uni Ekonomi Eurasia (EAEU), yang akan diadakan di Kazakhstan pada tanggal 29 Mei, diharapkan menjadi tempat pengambilan keputusan penting mengenai penguatan integrasi.
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/ong-putin-va-tokayev-da-nhat-tri-nhung-gi-post779787.html









Komentar (0)