(CLO) Startup Perplexity AI mengumumkan pada hari Kamis (5 Desember) bahwa mereka telah menambahkan lebih dari selusin mitra media baru, termasuk Los Angeles Times dan The Independent, ke programnya untuk berbagi pendapatan iklan dengan penerbit.
Mitra baru ini menjangkau wilayah seperti Jepang, Spanyol, dan Amerika Latin, termasuk perusahaan media terkemuka seperti Prisa Media dan Newspicks. Para mitra ini bergabung dengan mitra Perplexity yang sudah ada seperti TIME, Der Spiegel, dan Fortune.
Logo AI yang membingungkan. Foto: REUTERS/Dado Ruvic
"Dengan mitra-mitra baru ini, Perplexity dapat menyediakan informasi yang lebih relevan dan kaya kepada pengguna dari berbagai budaya dan wilayah. Partisipasi mereka memastikan umpan balik kami komprehensif dan mendalam," ujar perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan.
Perplexity meluncurkan program kemitraan pada bulan Juli untuk berbagi pendapatan iklan dari interaksi menggunakan konten penerbit. Selain itu, penerbit diberikan akses ke API (antarmuka pemrograman aplikasi) Perplexity, yang memungkinkan perangkat lunak berinteraksi satu sama lain, dan menyediakan alat analitik data untuk melacak tren dan kinerja konten.
Perplexity, yang didukung oleh raksasa teknologi seperti pendiri Amazon Jeff Bezos dan pemimpin chip AI Nvidia, adalah salah satu dari beberapa perusahaan rintisan yang mencoba mengganggu dominasi Google dalam pencarian daring, menguji iklan pada platform pencarian bertenaga AI-nya.
Namun, Perplexity menghadapi gugatan hukum dari penerbit-penerbit besar. Dow Jones dan New York Post, yang dimiliki oleh News Corp, menggugat perusahaan tersebut pada bulan Oktober, menuduh Perplexity melakukan "penyalinan konten berhak cipta secara besar-besaran tanpa izin."
Selain itu, New York Times juga telah mengirimkan pemberitahuan yang meminta Perplexity untuk "berhenti" menggunakan konten surat kabar untuk tujuan AI generatif.
Perluasan program mitranya menunjukkan ambisi Perplexity untuk menciptakan model kemitraan yang berkelanjutan dengan penerbit. Namun, sengketa hukum yang sedang berlangsung dapat memengaruhi reputasi perusahaan dan strategi ekspansi di masa mendatang.
Hong Hanh (menurut Reuters, CNA)
[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/perplexity-ai-hop-tac-voi-hon-mot-chuc-doi-tac-truyen-thong-moi-post324357.html
Komentar (0)