Dokumen ini ditandatangani oleh Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Støre dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Rincian perjanjian, durasinya, dan ketentuan-ketentuan utamanya belum diungkapkan.
Støre mengatakan kepada kantor berita Norwegia NTB tentang kesepakatan tersebut: "Kami melakukan ini dalam konteks situasi kebijakan keamanan di Eropa, khususnya persenjataan kembali Rusia dalam skala besar, termasuk di bidang nuklir, dan fakta bahwa Rusia sedang melancarkan perang habis-habisan terhadap negara Eropa lainnya."
Pada bulan Maret, dilaporkan bahwa Norwegia tidak memiliki rencana untuk mengerahkan senjata nuklir di wilayahnya selama masa damai.
Sebelumnya, ada juga laporan yang mengungkapkan bahwa Denmark siap untuk ikut membiayai "payung nuklir" Eropa dan bersedia membahas kemungkinan menempatkan senjata nuklir di wilayahnya.
Patut diingat bahwa negara Skandinavia lainnya, Swedia, juga secara aktif membahas pencegahan nuklir. Pada akhir Januari, Swedia mengadakan konsultasi awal dengan Prancis dan Inggris Raya mengenai kemungkinan kerja sama di bidang pencegahan nuklir.
Negara-negara Skandinavia telah mengintensifkan diskusi tentang isu nuklir di tengah meningkatnya keraguan tentang jaminan keamanan AS untuk Eropa dan kesiapan AS untuk memenuhi komitmen NATO dalam situasi krisis, serta meningkatnya ancaman dari Rusia.

Saat ini, Prancis tetap menjadi satu-satunya negara di Uni Eropa yang memiliki kemampuan nuklir, dan isu pertahanan seluruh Uni Eropa dengan senjata atom telah dibahas berkali-kali.
Menurut jajak pendapat yang diterbitkan baru-baru ini, sekitar 59% warga Prancis mendukung gagasan negara tersebut menggunakan senjata nuklir untuk membela Eropa.
Di tengah keraguan tentang komitmen jangka panjang Amerika Serikat untuk menjamin keamanan Benua Lama, negara-negara Eropa telah mengintensifkan diskusi tentang penguatan kemampuan pencegahan nuklir mereka sendiri.
Jerman baru-baru ini memulai negosiasi dengan Prancis mengenai "payung nuklir" Eropa bersama, dan juga membahas kemungkinan pembiayaan bersama proyek tersebut.
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/phap-bat-dau-mo-rong-chiec-o-hat-nhan-ra-cac-quoc-gia-xung-quanh-post779536.html







Komentar (0)