Rusia sedang mengembangkan pesawat berbadan lebar jarak jauh dalam fase penelitian dan desain, kata Vadim Badekha, CEO United Aircraft Corporation, dalam sebuah wawancara dengan TASS menjelang Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg.
Menurut Bapak Badekha, proses penyempurnaan pesawat tersebut akan memakan waktu setidaknya 7-10 tahun. Beliau mengatakan bahwa Rusia sedang menyelesaikan persyaratan teknis untuk proyek tersebut, sambil menekankan kebutuhan mendesak akan pesawat semacam itu dalam armada nasional.
Kepala UAC meyakini bahwa pengembangan pesawat baru harus didasarkan pada tren dan kebutuhan masa depan. Ia mencatat bahwa dalam jangka waktu pengembangan yang panjang, pasar mungkin akan menyaksikan munculnya banyak model pesawat baru yang saling bersaing.
Menurut Badekha, mesin PD-35 akan menjadi komponen kunci dari proyek tersebut. Rusia hanya dapat sepenuhnya menilai kelayakan program tersebut setelah sistem propulsi sudah jelas.
Saat ini, seluruh armada penerbangan jarak jauh Rusia sebagian besar terdiri dari pesawat yang diproduksi di luar negeri. Sementara itu, maskapai penerbangan kesulitan mengoperasikan pesawat-pesawat ini. Ilyushin Il-96 dianggap sebagai solusi sementara, tetapi efisiensi ekonominya jauh lebih rendah daripada para pesaingnya.
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/nga-he-lo-ke-hoach-may-bay-moi-nhung-con-nhieu-an-so-post780381.html









Komentar (0)