
Pada tanggal 25 Mei, Saigon AI Hub (Ruang Penelitian Kecerdasan Buatan Terbuka) mengumumkan kompetisi teknologi global untuk para peneliti, insinyur AI, mahasiswa, dan komunitas startup yang disebut OneVoice AI Challenge. Kompetisi ini bertujuan untuk mengembangkan solusi penerjemahan dwibahasa secara real-time berbasis perangkat keras, bukan bergantung pada konektivitas internet.
Tim peserta akan mengembangkan prototipe yang beroperasi pada perangkat genggam (Edge AI), memproses bahasa langsung pada perangkat keras. Kompetisi ini berfokus pada tiga pasangan bahasa populer di kawasan ini: Vietnam-Inggris, Vietnam-Tiongkok, dan Vietnam-Korea, dengan tujuan untuk mendukung percakapan dwibahasa yang alami dan latensi rendah, bahkan di lingkungan tanpa konektivitas internet dan komputasi awan.
Menurut penyelenggara, kemampuan untuk berkomunikasi dengan cepat dan akurat secara langsung berdampak pada produktivitas, efisiensi pelatihan, dan keselamatan kerja tenaga kerja multinasional. Namun, banyak lingkungan kerja saat ini masih kekurangan infrastruktur konektivitas yang stabil, yang secara signifikan membatasi efektivitas alat penerjemahan berbasis cloud. Melalui kompetisi ini, penyelenggara berharap dapat mempromosikan solusi AI yang mampu mendukung komunikasi multibahasa langsung pada perangkat, sehingga membuat penerapan AI di lingkungan kerja dunia nyata lebih stabil dan mudah diakses.

Lebih lanjut, Bapak Le Hong Minh, Ketua Dewan Direksi VNG, menganalisis bahwa sebagian besar sistem AI saat ini dirancang untuk digunakan dalam kondisi konektivitas jaringan yang stabil, infrastruktur komputasi yang mumpuni, dan lingkungan yang terkontrol, tetapi pada kenyataannya, banyak tempat kerja kekurangan kondisi tersebut. Oleh karena itu, OneVoice AI Challenge diharapkan dapat mempercepat proses membawa AI dari penelitian ke aplikasi praktis.
Pendaftaran untuk kompetisi akan berlangsung dari tanggal 22 Mei hingga 22 Juni. Tim peserta akan melalui babak daring (termasuk pendaftaran dan pengiriman dokumen teknis, pengembangan prototipe); babak kompetisi langsung termasuk pengujian di dunia nyata; dan babak final yang akan berlangsung di Kota Ho Chi Minh pada November 2026 dengan total nilai hadiah hingga 1,3 miliar VND.
Sumber: https://hanoimoi.vn/phat-dong-cuoc-thi-giai-phap-dich-thuat-khong-can-internet-938064.html








Komentar (0)