Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Para peneliti menemukan bahwa jantung manusia memiliki 'otak' sendiri.

Báo Tuổi TrẻBáo Tuổi Trẻ05/12/2024

Penelitian terbaru menemukan bahwa jantung manusia memiliki 'otak' mini, yaitu sistem saraf terpisah yang mengendalikan ritmenya. Temuan ini membuka prospek baru untuk pengobatan penyakit jantung.


Phát hiện tim người có 'bộ não' riêng - Ảnh 1.

Penelitian baru menemukan bahwa jantung manusia juga memiliki "otak" sendiri - Foto: earth.com

Sampai sekarang, para ilmuwan percaya bahwa jantung beroperasi di bawah kendali sistem saraf otonom, mengirimkan sinyal dari otak. Jaringan saraf jantung, yang terletak di lapisan permukaan dinding jantung, dianggap sebagai struktur sederhana yang hanya berfungsi untuk menyampaikan sinyal dari otak.

Namun, penelitian terbaru oleh para ilmuwan dari Institut Karolinska (Swedia) dan Universitas Columbia (AS) menunjukkan bahwa organ tersebut memiliki fungsi yang jauh lebih kompleks.

"Otak" mengendalikan detak jantung.

Oleh karena itu, mereka menemukan bahwa jantung memiliki sistem saraf kompleksnya sendiri, yang memainkan peran penting dalam mengendalikan detak jantungnya.

"Otak kecil ini memainkan peran penting dalam menjaga dan mengendalikan detak jantung, mirip dengan bagaimana otak mengatur fungsi ritmis seperti gerakan dan pernapasan," jelas Konstantinos Ampatzis, kepala tim peneliti di Departemen Ilmu Saraf, Institut Karolinska.

Tim peneliti mengidentifikasi beberapa jenis neuron di jantung dengan fungsi yang berbeda, termasuk sekelompok kecil neuron dengan sifat pengatur irama jantung. Temuan ini menantang pandangan saat ini tentang bagaimana irama jantung dikendalikan.

"Kami terkejut dengan kompleksitas sistem saraf di jantung," kata Ampatzis. "Pemahaman yang lebih baik tentang sistem ini dapat menghasilkan wawasan baru tentang penyakit jantung dan membantu mengembangkan perawatan baru untuk kondisi seperti aritmia."

Penelitian ini dilakukan pada ikan zebra, yang memiliki ritme jantung dan fungsi kardiovaskular yang mirip dengan manusia. Para peneliti memetakan komposisi, organisasi, dan fungsi neuron di jantung dengan menggabungkan berbagai metode seperti pengurutan RNA sel tunggal, studi anatomi, dan teknik elektrofisiologi.

Membuka jalan baru dalam pengobatan.

"Kami akan terus mempelajari bagaimana 'otak jantung' berinteraksi dengan otak untuk mengatur fungsi jantung dalam berbagai kondisi seperti olahraga, stres, atau penyakit," kata Ampatzis.

"Tujuan kami adalah untuk mengidentifikasi target terapi baru dengan meneliti bagaimana gangguan pada jaringan saraf jantung berkontribusi pada berbagai penyakit jantung," tambahnya.

Sebelum penemuan ini, para ilmuwan sudah mengetahui bagian lain dari tubuh manusia yang memiliki "otak" sendiri—yaitu sistem pencernaan.

Sistem ini beroperasi melalui jaringan kompleks yang disebut sistem saraf enterik (ENS). Karena dapat berfungsi secara independen dari sistem saraf pusat dan memiliki fungsi khusus, ENS sering disebut sebagai "otak kedua" tubuh manusia.



Sumber: https://tuoitre.vn/phat-hien-tim-nguoi-co-bo-nao-rieng-20241205080152353.htm

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Warna hijau Pu Luong

Warna hijau Pu Luong

sawah emas

sawah emas

Pameran Nasional

Pameran Nasional