Pada pagi hari tanggal 18 Mei, Bapak Pham Van Thinh, Anggota Komite Tetap Komite Partai Provinsi dan Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Bac Ninh , bersama perwakilan dari beberapa departemen dan lembaga provinsi, mengunjungi daerah penanaman leci di komune Phuc Hoa.
![]() |
Kamerad Pham Van Thinh dan delegasi mengunjungi kebun leci di desa Quat Du 2. |
Di desa Quat Du 2, delegasi mengunjungi kebun leci yang indah, terutama kebun leci "berbentuk telur" yang saat ini sedang dipanen. Varietas leci "berbentuk telur" terkenal karena buahnya yang besar dan sangat manis, hanya sekitar 15-17 buah per kilogram, dan seluruhnya dibeli oleh pedagang dengan harga 150.000 VND per kilogram.
Pemilik kebun tersebut adalah Bapak Ngo Van Cuong, yang telah membudidayakan varietas leci ini selama lebih dari 7 tahun. Menurut Bapak Cuong, keunggulan varietas leci berbentuk telur ini bukan hanya penampilannya yang cantik dan kualitasnya yang tinggi, tetapi juga tangkai buahnya yang pahit, yang membantu membatasi hama dan penyakit.
Pada saat yang sama, delegasi tersebut juga mengunjungi daerah penanaman leci yang menerapkan produk biologis IMO dalam budidaya. Solusi ini membantu meminimalkan penggunaan pestisida, menciptakan produk yang aman dan berkualitas tinggi yang memenuhi tuntutan pasar yang semakin tinggi.
![]() |
Para delegasi mengambil foto kenang-kenangan di kebun leci yang indah. |
Per tanggal 18 Mei 2026, menurut laporan dari para pemimpin komune, total hasil panen leci yang matang lebih awal mencapai sekitar 2.506 ton, yang mewakili 33,5% dari total hasil panen yang diproyeksikan. Dari jumlah tersebut, sebagian besar (sekitar 2.466 ton) dikonsumsi di pasar domestik, sedangkan sisanya, yaitu 25 ton, diekspor ke Kanada dan pasar lainnya.
Dalam periode mendatang, komune Phuc Hoa akan fokus pada pelaksanaan beberapa tugas utama untuk meningkatkan kualitas dan memperluas pasar leci yang cepat matang. Secara khusus, komune akan memperkuat penyebaran informasi, propaganda, dan bimbingan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan kepatuhan terhadap peraturan tentang kondisi produksi sehingga produk tersebut memenuhi standar kualitas.
Konten-konten ini telah disebarluaskan secara luas melalui sistem radio desa dan portal informasi elektronik komune, dengan penekanan khusus pada penerapan peraturan tentang kode area penanaman dan standar pembelian berbagai pasar.
Selama inspeksi lapangan di area penanaman leci, Kamerad Pham Van Thinh sangat mengapresiasi panduan produksi dari sektor pertanian dan pemerintah daerah pada panen leci tahun ini. Meskipun hasil panen tidak sesuai harapan, kualitas buah leci telah meningkat secara signifikan.
![]() |
Para delegasi di kebun leci menjualnya dengan harga 150.000 VND/kg. |
Selain varietas leci tradisional, banyak rumah tangga telah dengan berani memperkenalkan varietas leci baru dengan buah yang besar, penampilan yang menarik, dan kualitas tinggi, yang sering disebut "leci persik merah muda". Rekan tersebut menyambut baik arah ini dan menyarankan agar sektor pertanian meneliti dan mempertimbangkan untuk meniru model tersebut.
Yang perlu diperhatikan, penerapan produk biologis IMO dalam budidaya leci secara fundamental telah menggantikan pestisida, membantu leci mempertahankan rasa lezat dan keamanannya, membuka arah untuk produksi yang bersih dan berkelanjutan. Rekan tersebut menekankan perlunya mereplikasi model ini tidak hanya pada pohon leci tetapi juga pada pohon buah-buahan lainnya.
![]() |
Para delegasi berbincang dengan para petani di komune Phuc Hoa. |
Selain itu, товарищ juga mencatat pentingnya memanfaatkan nilai kulit leci—sumber daya yang berpotensi kaya tetapi kurang dimanfaatkan. Penerapan teknologi IMO (Mikroorganisme Terintegrasi) menciptakan produk yang bersih; leci dapat diolah menjadi berbagai produk lain seperti minuman dan hadiah mewah; dan kulitnya sendiri dapat digunakan sebagai sumber untuk membudidayakan probiotik untuk mendukung pengobatan penyakit pencernaan.
Sumber: https://baobacninhtv.vn/pho-chu-tich-ubnd-tinh-pham-van-thinh-tham-vung-vai-phuc-hoa-postid445822.bbg












Komentar (0)