![]() |
Sejak siang hari, jalanan para kaligrafer tetap menjadi tempat yang familiar bagi banyak orang di Kota Ho Chi Minh setiap musim semi. Menurut pengamatan, jumlah pengunjung mulai meningkat dari pertengahan siang dan melonjak di malam hari, ketika banyak orang memanfaatkan waktu setelah bekerja atau membawa keluarga mereka untuk berjalan-jalan di awal musim semi. |
![]() |
Selain para lansia, tahun ini jalanan tempat para kaligrafer berkarya juga dipenuhi oleh banyak anak muda dan keluarga dengan anak-anak kecil. Banyak yang memilih untuk meminta karakter-karakter familiar seperti "Kebahagiaan," "Kemakmuran," "Kedamaian," "Hati," dan "Kesabaran" untuk digantung di rumah mereka, dengan harapan tahun baru yang damai dan sejahtera. |
![]() |
Banyak turis asing juga singgah di daerah ini, dengan rasa ingin tahu mengamati para kaligrafer yang menulis aksara Han-Nom dan menanyakan arti setiap goresannya. Beberapa kaligrafer mengatakan bahwa mereka sering meluangkan waktu untuk menjelaskan kebiasaan meminta kaligrafi di awal tahun, membantu wisatawan lebih memahami budaya Tet Vietnam. |
![]() |
"Anak muda zaman sekarang lebih tertarik pada budaya tradisional. Ada yang meminta kaligrafi untuk dipajang di kamar mereka, sementara yang lain memintanya sebagai hadiah Tahun Baru untuk kerabat," ujar seorang kaligrafer muda. |
![]() |
Selain jalanan para kaligrafer, Festival Tet Vietnam tahun ini juga menawarkan banyak ruang pengalaman lainnya, menciptakan permadani yang semarak antara tradisi Tet dan semangat modern Kota Ho Chi Minh. |
![]() |
Salah satu daya tarik utama di Pusat Kebudayaan Pemuda adalah ruang "Radiant Today", yang terinspirasi oleh maskot Tahun Kuda (Bính Ngọ). Pameran seni "Springtime Hooves" dirancang dengan enam ruang yang saling terhubung, menampilkan landmark khas Kota Ho Chi Minh dan menggambarkan citra kota modern yang berorientasi pada transformasi digital dan penerapan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. |
![]() |
Sementara itu, jalanan bunga aprikot adalah salah satu tempat paling populer untuk berfoto. Pot-pot bunga aprikot kuning disusun di sepanjang jalan menuju Pusat Kebudayaan Pemuda, dipadukan dengan lanskap miniatur, pencahayaan, dan desain artistik. |
![]() |
Program seni festival musim semi, yang menampilkan pertunjukan lagu dan tari yang spektakuler, membuka upacara tersebut, menambah suasana meriah dan menarik perhatian banyak orang. |
![]() |
Bapak Tran Quoc Huy (mantan anggota Dewan Distrik 3) mengatakan keluarganya memilih lapangan 4A sebagai pemberhentian pertama mereka di festival tersebut. “Model-model kuda itu sangat menarik perhatian, dan anak-anak menyukainya. Seluruh keluarga mengambil beberapa foto sebagai kenang-kenangan sebelum menuju ke jalan para kaligrafer untuk mendapatkan ucapan selamat Tahun Baru yang baik,” ujarnya. |
![]() |
Menurut Bapak Nguyen Hong Phuc, Direktur Pusat Kebudayaan Pemuda Kota Ho Chi Minh, Festival Tet Vietnam 2026 (Tahun Kuda) diselenggarakan dengan keinginan untuk mendekatkan nilai-nilai budaya tradisional kepada masyarakat, khususnya kaum muda. Tema "Keindahan Masa Lalu dalam Pancaran Masa Kini" juga merupakan cara Kota Ho Chi Minh untuk menceritakan kisah sebuah kota yang melestarikan identitasnya sekaligus terus berkembang dan berintegrasi ke dalam kehidupan modern. |
![]() |
Setelah bertahun-tahun dipersiapkan, Festival Tet Vietnam telah menjadi acara budaya tahunan yang dinantikan dengan penuh antusias oleh masyarakat Kota Ho Chi Minh setiap musim semi. Secara khusus, jalan kaligrafi terus berperan sebagai ruang yang membangkitkan kenangan Tet di masa lalu, sekaligus menciptakan jembatan bagi generasi muda untuk mengakses, mengalami, dan menghargai adat istiadat tradisional. |
Sumber: https://znews.vn/pho-ong-do-tphcm-trong-ngay-dau-mo-cua-post1624572.html

















Komentar (0)