Dalam konteks Hanoi yang berfokus pada penanganan 5 "kendala" untuk menciptakan terobosan dalam pembangunan perkotaan, pencemaran lingkungan, khususnya sampah rumah tangga, menjadi kebutuhan mendesak bagi banyak daerah.
Di komune Phuc Tho, Persatuan Wanita menjadi salah satu kekuatan inti yang berkontribusi dalam mengubah kesadaran masyarakat, mempromosikan gaya hidup ramah lingkungan, dan meningkatkan kesadaran akan perlindungan lingkungan di kalangan masyarakat.

Alih-alih hanya mengandalkan slogan-slogan propaganda, Persatuan Wanita Komune Phuc Tho, berkoordinasi dengan Dinas Ekonomi komune, telah melaksanakan banyak kegiatan langsung di tingkat akar rumput untuk mendekatkan konten perlindungan lingkungan kepada masyarakat.
Kampanye kesadaran keliling tentang pencegahan dan penanggulangan limbah plastik serta pengelolaan limbah padat rumah tangga diselenggarakan secara berkelanjutan selama empat sesi di sepanjang jalan-jalan perumahan, area ramai, dan pasar lokal di daerah tersebut.
Kampanye kesadaran ini berfokus pada merefleksikan realitas sampah plastik di daerah setempat, dampak sampah terhadap lingkungan hidup, kesehatan manusia, dan ekosistem. Kampanye ini juga membimbing masyarakat untuk memilah sampah di sumbernya, membatasi penggunaan kantong plastik yang tidak dapat terurai dan barang-barang plastik sekali pakai, serta mendorong penggunaan produk ramah lingkungan seperti tas kain, keranjang plastik yang dapat digunakan kembali, botol air pribadi, dan wadah makanan yang dapat digunakan kembali.

Pihak berwenang setempat juga berfokus pada peningkatan kesadaran tentang pengumpulan dan pembuangan sampah yang tepat untuk menciptakan lingkungan hidup yang bersih dan indah di kawasan perumahan, jalanan, dan tempat umum. Lebih dari 2.000 brosur informasi telah dibagikan kepada para pejabat, anggota, dan masyarakat untuk membantu mengubah perilaku dalam perlindungan lingkungan dan pengelolaan sampah padat rumah tangga.
Bersamaan dengan kampanye kesadaran, model "Rumah Hijau" menjadi sorotan utama dalam gerakan perlindungan lingkungan perempuan di komune Phuc Tho. Serikat Perempuan komune tersebut, berkoordinasi dengan Dinas Ekonomi, menyerahkan 10 model di desa Phu Long 1, Tich Giang 3, Phuc Hoa 5, Phung Thuong 8, dan Phuc Tho 1, serta beberapa taman kanak-kanak dan Rumah Sakit Umum Phuc Tho.
Menurut Nguyen Phuong Hoa, Ketua Serikat Wanita komune tersebut, setelah periode implementasi, kegiatan propaganda dan model "Rumah Hijau" telah menciptakan perubahan positif dalam kesadaran anggota dan masyarakat tentang perlindungan lingkungan. Banyak rumah tangga telah membentuk kebiasaan memilah sampah di sumbernya, membatasi penggunaan kantong plastik, dan secara proaktif menjaga kebersihan di lingkungan tempat tinggal.
"Kabar baiknya adalah gerakan ini telah mendapat respons spontan dari masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak. Ini merupakan fondasi penting bagi daerah ini untuk secara bertahap dan efektif menyelesaikan masalah sampah dan membangun lingkungan hidup yang beradab dan berkelanjutan," tegas Nguyen Phuong Hoa, Ketua Serikat Perempuan komune tersebut.

Model ini bertujuan untuk mendorong anggota perempuan dan warga untuk memilah sampah di sumbernya, mengumpulkan botol plastik, kaleng, kertas bekas, dan bahan daur ulang untuk mengumpulkan dana bagi kegiatan kesejahteraan sosial dan perlindungan lingkungan. Melalui hal ini, rasa tanggung jawab masyarakat terhadap lingkungan semakin ditingkatkan, berkontribusi dalam membangun lanskap yang cerah, hijau, bersih, dan indah di lingkungan setempat.
Menurut Nguyen Phuong Hoa, Ketua Serikat Perempuan di komune tersebut, perlindungan lingkungan bukan lagi semata-mata tanggung jawab lembaga pemerintah, tetapi perlu menjadi kesadaran rutin setiap keluarga dan setiap warga negara. Ia menekankan bahwa perempuan memainkan peran penting dalam membentuk kebiasaan hidup ramah lingkungan mulai dari keluarga hingga masyarakat. "Kami berharap setiap anggota akan menjadi pendukung aktif, berkontribusi dalam mengurangi sampah plastik, menjaga lingkungan hidup yang bersih dan indah, serta membangun gaya hidup beradab mulai dari lingkungan tempat tinggal," ujar Ketua tersebut.
Melalui kegiatan nyata, Persatuan Wanita Komune Phuc Tho berkontribusi pada perubahan positif dalam kesadaran dan tindakan masyarakat terkait perlindungan lingkungan. Ini juga merupakan salah satu solusi praktis bagi daerah tersebut untuk secara bertahap mengatasi "kendala" pencemaran lingkungan, dengan tujuan membangun kawasan perkotaan yang beradab dan berkelanjutan di fase baru.
Sumber: https://hanoimoi.vn/phu-nu-phuc-tho-chung-tay-go-diem-nghen-moi-truong-do-thi-784441.html










Komentar (0)