Menjelang Ujian Kelulusan SMA tahun 2026, Provinsi Phu Tho menerapkan serangkaian langkah untuk memastikan ujian dilaksanakan dengan aman, serius, dan sesuai dengan peraturan. Yang perlu diperhatikan, sektor pendidikan setempat untuk pertama kalinya melengkapi pusat-pusat ujian dengan 200 detektor logam portabel untuk mencegah, mendeteksi, dan menghentikan kecurangan menggunakan perangkat berteknologi tinggi.

Menurut Dinas Pendidikan dan Pelatihan Phu Tho, detektor keamanan genggam telah didistribusikan ke pusat-pusat ujian di seluruh provinsi. Pusat-pusat ujian bertanggung jawab untuk menerima perangkat tersebut dan berkoordinasi dengan kepolisian untuk memberikan panduan tentang penggunaannya, memastikan prosedur yang tepat dan efektivitasnya.
Departemen Pendidikan dan Pelatihan mensyaratkan bahwa penggunaan detektor logam harus fleksibel dan sesuai, tanpa memengaruhi waktu yang dialokasikan untuk prosedur ujian, dan tanpa menimbulkan tekanan atau stres bagi para kandidat.
Pada saat yang sama, sekolah-sekolah meningkatkan upaya untuk meningkatkan kesadaran di kalangan orang tua dan siswa bahwa ini adalah langkah yang diperlukan untuk mencegah penggunaan perangkat berteknologi tinggi untuk mencontek dalam ujian, sehingga berkontribusi untuk memastikan keadilan dan transparansi ujian.

Bersamaan dengan melengkapi pusat-pusat ujian dengan detektor logam, Departemen Pendidikan dan Pelatihan, berkoordinasi dengan Kepolisian Provinsi Phu Tho, menyelenggarakan pelatihan mendalam bagi para petugas tentang cara mengidentifikasi, mendeteksi, dan menangani kecurangan menggunakan perangkat elektronik. Banyak perangkat lain untuk membantu mendeteksi metode kecurangan juga ditambahkan, sebagaimana direkomendasikan oleh Kementerian Keamanan Publik dan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan.
Pada tahun 2026, Provinsi Phu Tho memiliki 47.869 kandidat yang terdaftar untuk mengikuti ujian kelulusan sekolah menengah atas di 110 pusat ujian yang terletak di 84 kecamatan dan desa, dengan 2.041 ruang ujian. Sebanyak 7.681 petugas, guru, dan personel terkait dikerahkan untuk melayani ujian tersebut.
Untuk memudahkan para peserta ujian, pemerintah daerah dan sekolah telah menyediakan akomodasi, makanan, dan transportasi bagi lebih dari 1.000 siswa yang tinggal jauh dari pusat ujian atau mengalami kesulitan dalam perjalanan. Hampir 500 siswa dari keluarga kurang mampu menerima bantuan keuangan mulai dari 150.000 hingga 500.000 VND per orang untuk membantu mereka mengikuti ujian dengan tenang.
Program "Mendukung Siswa Selama Ujian" terus dilaksanakan dengan berbagai kegiatan praktis yang bertujuan untuk mendukung dan mendampingi para kandidat selama ujian penting ini.
Sumber: https://tienphong.vn/phu-tho-dung-200-may-do-kim-loai-chong-gian-lan-thi-post1850326.tpo







