Sekilas, tidak ada perbedaan.
Selain itu, sayap melengkung
Kincir angin dan kipas
Mereka berdua suka membuat hal-hal yang berputar-putar.
Gambar ilustrasi. |
Kincir angin itu harus berukuran kecil.
Menari dan bersenang-senang sepanjang hari.
Dan kipas angin itu milik Ibu.
Selalu bekerja tanpa henti?
Hai teman, dua hal itu
Perbedaan utamanya terletak di sini.
Kipas yang berputar menghasilkan angin.
Anginlah yang membuat kincir angin berputar!
Komentar
Penyair Dang Han dikenal karena banyak puisinya yang indah dan unik untuk anak-anak. Sebagai seorang matematikawan, struktur puisinya sering kali menggabungkan situasi tak terduga yang mungkin tampak tidak logis atau induktif, namun sebenarnya sangat logis dalam pemikiran intuitif seorang anak. Puisi "Kipas dan Kincir Angin" adalah contoh yang sangat menarik dari perbandingan ini.
Di musim panas, kita mengenal kipas dan kincir angin, yang merupakan mainan yang cukup menyenangkan bagi anak-anak. Penyair memulai dengan pengamatan: "Sekilas, mereka tampak tidak berbeda / Keduanya memiliki sayap melengkung / Kincir angin dan kipas / Keduanya suka berputar." Irama puisi ini seperti narasi diri dalam bentuk bait lima kata, dengan rasa antisipasi, perbandingan, dan sentuhan penemuan yang penuh rasa ingin tahu. Dalam pemikiran seorang anak, objek sering kali dikelompokkan berdasarkan tinggi, ukuran, dan skala; di sini, kedua objek tersebut memiliki kesamaan yaitu "sayap melengkung."
Perkembangan berurutan yang mengarah pada perubahan tiba-tiba dan tak terduga adalah teknik yang sering digunakan oleh penyair yang menulis untuk anak-anak. Keindahan puisi ini tidak hanya terletak pada perkembangan liniernya, tetapi juga dalam menciptakan bidang asosiasi baru, emosi baru, dan perasaan baru melalui perbandingannya. Misalnya: "Si kecil seperti kincir angin / Menari riang sepanjang hari" menunjukkan hubungan yang harmonis dan penuh kasih sayang, tetapi kemudian: "Dan kipas itu adalah sang ibu / Selalu bekerja tanpa lelah?" menyebarkan perasaan cinta dan berbagi. Penyair menggunakan kata yang diulang "lam làm" (bekerja tanpa lelah) sebagai gerakan, bukan hanya tindakan fisik, tetapi juga membangkitkan emosi empati pada anak-anak. Secercah kegembiraan di hati anak, dan keindahan gemerlap dari ketekunan dan kerja keras sang ibu, membawa kegembiraan dan kepolosan tanpa beban kepada anak-anak, memungkinkan mereka untuk "menari sepanjang hari."
Pada bait terakhir, tema puitis diangkat ke tingkat yang berbeda, klimaks yang berbeda, pemahaman yang berbeda, cukup cerdas dan tak terduga. Inilah puncak puisi ini, melampaui bahkan pelajaran fisika dari fenomena fisik: "Sahabatku, kedua hal itu / Berbeda justru di sini." Dari kesamaan pada bilah lengkung dan putarannya, di sini melampaui perhitungan aritmatika sederhana tentang kesamaan dan perbedaan—ini adalah penambahan jiwa: "Kipas berputar untuk menghasilkan angin / Angin membuat kincir angin berputar!" Angin yang tak terlihat, angin sejuk yang penuh kasih sayang, menyampaikan begitu banyak emosi. Penyair tidak mengatakan: "Kipas membuat kincir angin berputar," tetapi melalui angin (serta hasil jerih payah ibu), angin itu menghilangkan panas musim panas dan membawa permainan kincir angin bagi anak-anak. Semuanya dikalikan dan dibagi untuk sampai pada satu hasil: cinta kepada anak-anak dan rasa syukur atas jerih payah ibu.
Sumber: https://baobacgiang.vn/quat-va-chong-chong-postid419082.bbg






Komentar (0)