Menurut angka terbaru, Islandia telah melampaui Swiss dan menjadi negara termahal di dunia untuk ditinggali.

Biaya hidup di Islandia kini lebih tinggi daripada di Swiss, yang telah memimpin indeks ini selama bertahun-tahun berturut-turut. Perubahan ini mencerminkan kenaikan tajam harga jasa, energi, dan pengeluaran konsumen di negara kepulauan Nordik tersebut.
Para analis berpendapat bahwa alasan utamanya berasal dari kecilnya pasar domestik dan ketergantungan yang tinggi pada barang impor. Namun, pendapatan dan daya beli masyarakat Islandia yang relatif tinggi sedikit mengurangi tekanan dari kenaikan harga.
Gelombang kenaikan harga juga secara langsung memengaruhi kehidupan masyarakat di Islandia dan Swiss. Harga makanan, layanan restoran, dan banyak barang kebutuhan pokok lainnya jauh lebih tinggi daripada rata-rata dunia.
Menurut para pengamat, perubahan peringkat ini mencerminkan volatilitas signifikan dari perbedaan harga antar negara di tengah ketidakpastian ekonomi global yang sedang berlangsung. Laporan perbandingan biaya hidup internasional menjadi semakin penting bagi keputusan dan strategi investasi bisnis.
Sumber: https://quangngaitv.vn/quoc-gia-co-chi-phi-sinh-hoat-dat-nhat-the-gioi-6520676.html








Komentar (0)