
Pada sore hari tanggal 24 Mei, delegasi Majelis Nasional dari provinsi Hai Duong berpartisipasi dalam diskusi Kelompok 14 bersama dengan delegasi Majelis Nasional dari provinsi Dong Thap dan Khanh Hoa. Diskusi tersebut berfokus pada rancangan Undang-Undang yang mengubah dan menambah beberapa pasal Undang-Undang tentang Penjagaan Keamanan dan rancangan Undang-Undang tentang Pengelolaan dan Penggunaan Senjata, Bahan Peledak, dan Alat Bantu (yang telah diubah).
Kamerad Trieu The Hung, Wakil Sekretaris Komite Partai Provinsi dan Ketua Komite Rakyat Provinsi Hai Duong, memberikan komentarnya mengenai rancangan Undang-Undang tentang Pengelolaan dan Penggunaan Senjata, Bahan Peledak, dan Alat Pendukung (yang telah diamandemen).
Menekankan perlunya memperhatikan definisi dan interpretasi istilah dalam rancangan undang-undang, Kamerad Trieu The Hung menyampaikan kekhawatiran tentang beberapa peraturan terkait senjata militer, senjata sederhana, dan senjata rakitan.
"Berdasarkan pengalaman setempat, penanganan beberapa kasus sangat sulit karena para pelaku tidak menggunakan senjata militer melainkan senjata rakitan, namun tetap menimbulkan konsekuensi yang signifikan. Peraturan tentang bahan peledak dalam rancangan undang-undang perlu didefinisikan dan dijelaskan secara jelas; jika tidak, peraturan tersebut akan disalahartikan dan menimbulkan kesulitan dalam pengelolaan praktis," kata Perwakilan Trieu The Hung.
Mengenai cakupannya, Kamerad Trieu The Hung menyatakan bahwa meskipun ini adalah undang-undang khusus, dampaknya sangat luas, mencakup seluruh warga negara. Beliau menyarankan untuk memberikan perhatian khusus pada pendidikan dan penyebaran hukum. "Kita membangun undang-undang yang ketat dan berkualitas tinggi, tetapi yang terpenting adalah menyebarluaskan dan mempopulerkan undang-undang tersebut di kalangan masyarakat. Saat menerapkan undang-undang, secara aktif mendorong masyarakat untuk mematuhinya sangat penting agar undang-undang tersebut berhasil seperti yang diharapkan," kata Kamerad Trieu The Hung.
Ketua Komite Rakyat Provinsi Hai Duong juga menekankan perlunya mendorong masyarakat untuk tidak terlibat dalam, mengangkut, menyimpan, atau menggunakan senjata, bahan peledak, atau alat-alat pendukungnya. Pada saat yang sama, beliau menekankan pentingnya rasa tanggung jawab dalam mendeteksi dan melaporkan pelanggaran. Dalam menerapkan undang-undang ini, kepolisian desa dan pasukan keamanan dan perlindungan ketertiban di tingkat akar rumput akan memainkan peran penting dalam menyebarluaskan informasi dan menerapkan undang-undang ini.

Selama diskusi kelompok, perwakilan Majelis Nasional dari provinsi Hai Duong juga memberikan banyak pendapat penting mengenai kedua rancangan undang-undang tersebut.
SALJU YG TURUNSumber






Komentar (0)