
Acara ini menandai pertama kalinya publik dapat mengakses pameran khusus, berskala besar, dan sistematis tentang pelukis terkenal To Ngoc Van (1906 - 1954) di Museum Seni Rupa Vietnam. Pameran ini menampilkan 26 karya yang dibuat sebelum dan sesudah tahun 1945, menggunakan berbagai bahan seperti cat minyak, pernis, sutra, cat air, pensil, dan tinta, yang secara jelas mencerminkan perjalanan kreatifnya dan transformasi mendalam dalam pemikiran artistiknya.
Karya-karya terpilih yang dipamerkan menunjukkan pergeseran signifikan dalam karier pelukis dan martir terkenal To Ngoc Van, beralih dari "seni untuk seni" menjadi "seni untuk kehidupan," menghubungkan karya kreatifnya dengan kehidupan, manusia, dan takdir bangsa. Ruang pameran juga menampilkan beberapa kenang-kenangan berharga yang disimpan oleh keluarga seniman, membantu publik lebih memahami kehidupan, kepribadian, dan perjalanan artistik prajurit-seniman ini.

Pelukis To Ngoc Van dianggap sebagai pendiri seni revolusioner Vietnam, dan juga jembatan penting antara dua periode seni, dari Sekolah Tinggi Seni Rupa Indochina ke Sekolah Seni Rupa Vietnam (sekarang Universitas Seni Rupa Vietnam), di mana ia menjabat sebagai rektor pertama.
Kehidupan dan kariernya terkait erat dengan titik balik sejarah negara tersebut. Pada tahun 1954, ia mengorbankan nyawanya dalam Kampanye Dien Bien Phu saat berada langsung di garis depan, mencatat dan membuat sketsa untuk melayani perlawanan.

Dalam pidato pembukaan, Ketua Asosiasi Seni Rupa Vietnam, Luong Xuan Doan, menekankan pentingnya pameran ini dalam konteks tahun 2025 yang menandai peringatan 100 tahun berdirinya Sekolah Tinggi Seni Rupa Indochina dan menantikan peringatan 120 tahun kelahiran pelukis terkenal To Ngoc Van. Ia menyatakan: “Sejak awal kemerdekaan, ketika negara memasuki perang perlawanan, To Ngoc Van telah menghasilkan karya-karya yang tepat waktu dan patut dicontoh seperti 'Hanoi Bangkit ', yang meletakkan dasar bagi model seniman-prajurit yang mendampingi bangsa.”
Menurut Presiden Asosiasi Seni Rupa Vietnam, To Ngoc Van tidak hanya meninggalkan jejak yang mendalam sebagai pelukis terkenal, tetapi juga sebagai guru besar seni rupa Vietnam. Selama bertahun-tahun di zona perang Viet Bac, ia secara langsung melatih dan membimbing generasi seniman perlawanan dengan penuh dedikasi, mewariskan keahliannya dan menginspirasi mereka. Dari lingkungan seni perlawanan itulah, banyak nama besar muncul, meletakkan dasar bagi seni rupa modern Vietnam.

Perwakilan dari Museum Seni Rupa Vietnam menyatakan bahwa peluncuran ruang pameran tematik yang didedikasikan untuk pelukis terkenal To Ngoc Van merupakan kelanjutan dari pembaruan dan restrukturisasi sistem pameran museum yang sedang berlangsung. Di masa mendatang, museum akan terus berkolaborasi dengan keluarga seniman, kolektor, dan organisasi terkait untuk memperkenalkan koleksi dan karya seni berharga kepada publik, serta berkontribusi pada penyebaran nilai warisan seni rupa Vietnam dalam kehidupan kontemporer.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/ra-mat-khong-gian-ton-vinh-danh-hoa-liet-si-to-ngoc-van-post829387.html







Komentar (0)