Proses pemilihan presiden Real Madrid yang sedang berlangsung menyebabkan beberapa kesepakatan transfer klub terhenti sementara.
Meskipun demikian, Real Madrid segera menerapkan rencana untuk memperkuat posisi bek kanan guna menggantikan Dani Carvajal yang akan pergi, dengan Denzel Dumfries sebagai target mereka.

Bek asal Belanda ini sangat dihargai karena pengalamannya di level tertinggi bersama Inter, keserbagunaannya, dan terutama harganya yang relatif terjangkau di pasaran.
Awalnya, atas saran Jose Mourinho, Real Madrid mendekati Pedro Porro, tetapi kesepakatan itu rumit dan melibatkan biaya transfer yang sangat tinggi.
Sementara itu, Dumfries memiliki klausul pelepasan hanya sebesar 20 juta euro, sebuah angka yang dianggap sangat menarik untuk salah satu pemain sayap kanan terbaik yang saat ini bermain.
Pakar Fabrizio Romano menyatakan bahwa kesepakatan telah selesai. Real Madrid hanya menunggu untuk mengaktifkan klausul tersebut.
Menurut AS, Mourinho telah dimintai pendapat mengenai situasi Dumfries dan dia memberikan lampu hijau.
Manajer asal Portugal itu sangat mengenal Dumfries setelah bertahun-tahun mengikuti sepak bola tingkat atas.
Ia memuji kemajuan pemain berusia 30 tahun itu dalam hal pertahanan di lingkungan Serie A yang penuh tantangan, dan juga menerima banyak umpan balik positif mengenai kedisiplinan dan kemampuan adaptasinya.
Dumfries diharapkan dapat mengisi kekosongan besar yang ditinggalkan oleh Carvajal. Ia bahkan meragukan masa depan Trent Alexander-Arnold.
Meskipun tidak sepenuhnya sejalan dengan tren Real Madrid baru-baru ini yang memprioritaskan talenta muda untuk masa depan, Dumfries memenuhi kriteria yang diinginkan Mourinho.
"The Special One" menginginkan pemain yang dapat memberikan hasil langsung, bukan sekadar investasi jangka panjang.
Sumber: https://vietnamnet.vn/real-madrid-no-bom-tan-denzel-dumfries-cho-mourinho-2522196.html








Komentar (0)