![]() |
Akankah Enzo Fernandez dan Valverde membentuk duet lini tengah yang tangguh di Real Madrid? |
Menurut Independent, pertandingan melawan Sunderland pada 24 Mei bisa jadi penampilan terakhir Enzo Fernandez untuk Chelsea. Gelandang berusia 25 tahun itu mengalami masa sulit di Stamford Bridge, gagal meraih kesuksesan yang diharapkan darinya.
Selama masa kepemimpinan Leroy Rosenior di Chelsea, Enzo Fernandez seringkali tidak dimasukkan dalam skuad pertandingan. Meskipun situasinya sedikit membaik di bawah manajemen sementara Calum McFarlane, masalah yang tersisa belum sepenuhnya terselesaikan. Hal ini membuat perpisahan antara keduanya semakin mungkin terjadi.
Real Madrid saat ini membutuhkan gelandang tengah berkualitas untuk merevitalisasi lini tengah mereka. Klub Spanyol itu melihat Rodri sebagai target prioritas utama mereka, tetapi kesepakatan dengan Manchester City dianggap sangat tidak mungkin. Jika mereka tidak dapat mengamankan pemain internasional Spanyol itu, Enzo Fernandez akan menjadi pilihan yang lebih tepat untuk tim Bernabeu.
Man City juga memantau dengan cermat situasi pemenang Piala Dunia 2022 tersebut. Klub Manchester itu hanya akan benar-benar melanjutkan kesepakatan tersebut jika masa depan Rodri berubah selama jendela transfer musim panas.
Salah satu detail penting adalah bahwa Enzo Maresca, yang secara luas diperkirakan akan menggantikan Pep Guardiola di Man City, memiliki hubungan yang cukup baik dengan Enzo Fernandez. Hal ini dapat memberikan keuntungan bagi tim Liga Premier tersebut jika persaingan dengan Real Madrid semakin ketat.
Chelsea dilaporkan kesulitan untuk mendapatkan kembali lebih dari 100 juta poundsterling yang mereka keluarkan untuk mendatangkan Enzo Fernandez dari Benfica. Namun, klub London itu memahami bahwa mereka masih memiliki peluang untuk mendapatkan kembali biaya yang signifikan berkat minat dari dua raksasa Eropa.
Sumber: https://znews.vn/real-madrid-quyet-co-enzo-fernandez-post1653517.html








Komentar (0)