Akankah robot segera mampu menciptakan jenis mereka sendiri tanpa campur tangan manusia?
Perusahaan rintisan Humanoid dan Schaeffler Group sedang menciptakan model robot "yang dapat mereplikasi diri" di mana robot-robot itu sendiri berpartisipasi dalam pembuatan komponen untuk generasi berikutnya.
Báo Khoa học và Đời sống•21/05/2026
Kemitraan antara perusahaan rintisan robotika humanoid Inggris, Humanoid, dan konglomerat industri Jerman, Schaeffler, mengguncang dunia teknologi, membuka prospek bagi robot untuk secara mandiri berpartisipasi dalam pembuatan "jenis" mereka di pabrik otomatis masa depan. Menurut perjanjian yang baru diumumkan, robot humanoid tidak hanya akan mengangkut barang tetapi juga akan berpartisipasi langsung dalam jalur perakitan komponen presisi di pabrik Schaeffler, termasuk aktuator yang dianggap sebagai "otot" dari robot humanoid tersebut.
Yang paling penting adalah aktuator yang diproduksi oleh Schaeffler, dengan dukungan operasional dari robot humanoid, kemudian akan dijual kembali ke perusahaan rintisan ini untuk merakit generasi robot baru.
Model simbiosis ini disebut oleh para ahli sebagai "lingkaran replikasi diri parsial," di mana robot bukan lagi sekadar produk akhir tetapi menjadi mata rantai langsung dalam ekosistem produksi industri yang tertutup.
Humanoid dilaporkan menargetkan untuk mengerahkan hingga 100.000 robot humanoid pada tahun 2031, jumlah yang cukup untuk menciptakan revolusi otomatisasi yang setara dengan lini produksi otomotif terbesar di dunia saat ini. Yang menarik, alih-alih berfokus pada robot bipedal untuk tujuan demonstrasi teknologi, Humanoid dan Schaeffler memprioritaskan robot beroda karena stabilitas, efisiensi energi, dan kemampuannya untuk beroperasi terus menerus selama berjam-jam di lingkungan industri dunia nyata.
Para analis meyakini strategi Schaeffler cukup mirip dengan model Nvidia di era AI, tidak hanya bertujuan untuk menggunakan robot tetapi juga untuk menjadi penyedia infrastruktur perangkat keras inti bagi seluruh industri robotika humanoid global. Jika ambisi ini berhasil, dunia dapat segera memasuki era baru di mana robot tidak hanya menggantikan tenaga kerja manusia di pabrik, tetapi juga secara langsung berpartisipasi dalam menciptakan generasi robot berikutnya, mengantarkan rantai pasokan yang hampir sepenuhnya otomatis dan beroperasi sendiri.
Komentar (0)