![]() |
Momen ketika Ronaldo diganti memicu kontroversi. Foto: Reuters . |
Dalam pertandingan melawan Toronto pada pagi hari tanggal 3 Juli, Ronaldo tidak memberikan dampak yang signifikan sepanjang pertandingan. Striker berusia 41 tahun itu memang berhasil mencetak gol ke gawang Kroasia dengan penyelesaian yang apik di awal babak kedua, tetapi gol tersebut dianulir karena offside.
Momen terbaik CR7 melawan Kroasia adalah eksekusi penaltinya yang tenang untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 bagi Portugal. Namun, ketika Kroasia meningkatkan tekanan di 15 menit terakhir, pelatih Roberto Martinez memutuskan untuk mengganti Ronaldo dengan pemain baru. Keputusan ini mengejutkan banyak orang, terutama karena kapten Portugal itu baru saja mencetak gol dan tim masih perlu mempertahankan momentum serangan mereka.
Sebelum Ronaldo diganti, Piers Morgan, seorang jurnalis Inggris yang memiliki hubungan dekat dengan CR7, mengkritik para komentator BBC karena secara konsisten meremehkan performa sang striker.
![]() |
Selain penalti tersebut, Ronaldo tampil kurang memuaskan melawan Kroasia. Foto: Reuters . |
Di acara X , Morgan berpendapat bahwa para komentator terus-menerus mendesak manajer Roberto Martinez untuk mengganti Ronaldo, bahkan setelah sang striker mencetak gol yang dianulir karena offside dan kemudian mencetak gol dari titik penalti. Morgan menyebut komentar-komentar itu "mengecewakan" dan menyatakan bahwa Ronaldo tidak mendapatkan pengakuan yang pantas ia dapatkan.
Realitas di lapangan menunjukkan bahwa penyesuaian yang dilakukan pelatih Martinez telah membuahkan hasil. Salah satu pemain yang masuk dari bangku cadangan, Goncalo Ramos, mencetak gol di waktu tambahan, mengamankan kemenangan 2-1 untuk Portugal dan membawa tim tersebut ke babak 16 besar.
Sumber: https://znews.vn/ronaldo-bi-ha-thap-piers-morgan-noi-gian-post1665746.html

























































