Tarian tiang bambu dari suku Thai di Lang Chanh.
Menurut dokumen kuno, masyarakat Thai di Lang Chanh telah menetap di sana sejak lama, berasal dari wilayah Barat Laut dan Laos. Saat ini, masyarakat Thai sebagian besar tinggal di komune Yen Khuong, Yen Thang, Lam Phu, Tri Nang, Tam Van, dan Tan Phuc, dan masih melestarikan banyak rumah panggung tradisional.
Rumah panggung tradisional suku Thai memiliki struktur yang fleksibel dan mudah dikenali dari atapnya yang berbentuk tempurung kura-kura, dengan detail unik yang membantunya tahan terhadap banjir dan hewan liar. Saat ini, rumah panggung bukan hanya ruang hidup bersama bagi keluarga, tetapi juga tempat untuk kegiatan budaya dan keagamaan.
Kerajinan tenun brokat tradisional masyarakat Thai di Lang Chanh telah dilestarikan dan dikembangkan selama beberapa generasi. Berkat hal ini, pakaian tradisional dan barang-barang rumah tangga yang terbuat dari brokat masih ada dalam kehidupan sehari-hari, menjadi ciri khas budaya masyarakat Thai. Tidak hanya melestarikan nilai-nilai budaya yang berwujud, masyarakat Thai di Lang Chanh juga memelihara dan mempromosikan warisan budaya tak benda yang unik seperti pertunjukan gong dan drum, lagu-lagu rakyat, tarian rakyat, dan tarian tradisional. Aspek-aspek budaya ini tidak hanya mencerminkan kehidupan spiritual yang kaya dari masyarakat tetapi juga berkontribusi untuk memperkaya kekayaan budaya tradisional kelompok etnis tersebut.
Menurut Trinh Duc Hung, Kepala Dinas Kebudayaan, Sains , dan Informasi Distrik Lang Chanh: Distrik Lang Chanh telah menerapkan banyak kebijakan dan solusi untuk melestarikan dan mempromosikan nilai-nilai budaya etnis yang terkait dengan pengembangan pariwisata komunitas. Komite Partai Distrik telah mengeluarkan resolusi tematik tentang "Pengembangan pariwisata yang terkait dengan pelestarian dan promosi nilai-nilai identitas budaya etnis pada periode 2021-2025, dengan orientasi hingga 2030". Distrik ini juga telah mengintensifkan upaya propaganda untuk meningkatkan kesadaran di kalangan pejabat dan masyarakat tentang pelestarian dan promosi ciri khas budaya yang terkait dengan pengembangan pariwisata. Pada saat yang sama, distrik mendorong daerah-daerah untuk aktif menyelenggarakan kegiatan pertukaran budaya dan olahraga, terutama tarian tradisional seperti tari tiang bambu, pemukulan ladang, permainan gong, dan permainan rakyat seperti menembak panah, melempar bola, dan mendorong tongkat. Distrik ini juga memulihkan dan secara teratur memelihara festival tradisional seperti Festival Chi Linh Son dan Festival Cha Mun dari kelompok etnis Thai di komune Yen Thang. Yang perlu diperhatikan, pada Agustus 2024, Festival Cha Mun diakui oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional. Hal ini menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi distrik tersebut untuk melestarikan dan mempromosikan nilai-nilai budaya tradisional yang terkait dengan pengembangan pariwisata.
Teks dan foto: Vu Khac
Sumber: https://baothanhhoa.vn/sac-mau-dan-toc-thai-o-lang-chanh-249791.htm







Komentar (0)