Festival Buku Bergambar Anak Vietnam 2026 (VCPF 2026), dengan tema "Buku bergambar mendukung anak-anak dalam keadaan sulit," akan menampilkan serangkaian pameran, bursa buku, seminar, lokakarya kreatif, dan pameran "100 Buku Bergambar Vietnam untuk Dicintai dan Dikenang."
Mulai dari cerita tentang keluarga, alam, dan budaya nasional hingga isu-isu kehidupan modern, banyak karya dalam pameran ini menunjukkan bahwa buku bergambar menjadi teman bagi anak-anak dalam perjalanan mereka menuju kedewasaan.

Upacara pembukaan berlangsung pada pagi hari tanggal 28 Mei.
FOTO: XUAN NHI
Kisah-kisah yang sarat dengan semangat Vietnam
Saat berkeliling ruang pameran, pengunjung dapat dengan mudah menemukan banyak karya yang terinspirasi oleh budaya, sejarah, dan kehidupan Vietnam. Dongeng-dongeng rakyat yang familiar, kerajinan tradisional, dan keindahan alam serta masyarakat Vietnam diciptakan kembali melalui bahasa visual yang hidup dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Banyak buku mengajak pembaca muda dalam perjalanan menjelajahi keunikan wilayah dan nilai-nilai budaya negara tersebut. Melalui setiap halaman, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan tetapi juga memiliki kesempatan untuk lebih memahami identitas nasional mereka dan kisah-kisah yang telah memelihara kenangan banyak generasi masyarakat Vietnam.

Banyak karya yang mengambil inspirasi dari cerita rakyat dan kehidupan sehari-hari Vietnam, sehingga mendekatkan identitas nasional kepada pembaca muda.
FOTO: XUAN NHI
Banyak karya, yang berakar kuat dalam budaya lokal, menunjukkan upaya untuk menceritakan kisah-kisah Vietnam melalui bahasa buku bergambar, membantu pembaca muda terhubung lebih erat dengan kehidupan dan budaya mereka sendiri.
Menyentuh emosi anak-anak masa kini.
Selain cerita-cerita dengan nuansa tradisional, banyak karya dalam pameran ini berfokus pada kehidupan spiritual anak-anak. Ini bisa mencakup kasih sayang keluarga, persahabatan, munculnya emosi masa kanak-kanak, atau perjalanan penemuan diri dan eksplorasi dunia di sekitar mereka.
Banyak buku memilih gaya bercerita yang lembut untuk menyentuh emosi yang familiar pada anak-anak kecil, membuka ruang bagi mereka untuk merasakan, merenungkan, dan terhubung dengan diri mereka sendiri.

Buku bergambar tidak hanya menceritakan kisah tetapi juga mendampingi perkembangan emosional anak-anak.
FOTO: XUAN NHI
Meningkatnya jumlah karya yang kaya akan emosi menunjukkan bahwa buku bergambar Vietnam bukan lagi sekadar cerita atau penyampaian pengetahuan, tetapi secara bertahap menjadi pendamping dalam perkembangan emosional anak-anak.
Melalui cerita-cerita sederhana dan ilustrasi yang kaya akan emosi, buku bergambar membuka ruang untuk memahami, berbagi, dan mendukung anak-anak dalam menghadapi kesulitan hidup. Semangat inilah yang juga ditekankan pada Festival Buku Bergambar Anak Vietnam 2026.
Saat buku bergambar menjadi temanmu.
Ruang pameran ini menunjukkan bahwa buku bergambar saat ini tidak hanya untuk pembaca muda, tetapi juga menjangkau banyak generasi dengan cerita yang kaya akan emosi dan pesan-pesan humanistik.
Gambar-gambar orang tua dan anak-anak yang membaca buku bersama, mengobrol, dan berbagi perasaan juga menciptakan momen-momen mengharukan di festival tersebut.

Anak-anak dan orang tua menghabiskan waktu menjelajahi koleksi buku bergambar pilihan di pameran tersebut.
FOTO: XUAN NHI
Melalui 100 karya yang dipamerkan dalam pameran ini, buku bergambar Vietnam muncul sebagai dunia penuh warna di mana kisah-kisah tentang budaya, kenangan, dan kehidupan diceritakan dengan kelembutan dan empati. Lebih dari sekadar menumbuhkan imajinasi, halaman-halaman ini diam-diam menemani anak-anak dalam perjalanan mereka tumbuh dewasa, belajar mencintai, dan menjelajahi dunia di sekitar mereka.
Sumber: https://thanhnien.vn/sach-tranh-dang-dong-hanh-cung-tre-em-nhu-the-nao-185260528155828994.htm






Komentar (0)