![]() |
Salah tampak kecewa setelah Liverpool kalah dari PSG dengan agregat 0-4 dalam dua leg di perempat final, sehingga tersingkir di babak delapan besar. |
![]() |
Pada pertandingan leg kedua di Anfield pada pagi hari tanggal 15 April, Salah berada di bangku cadangan dan digantikan oleh Alexander Isak dan Hugo Ekitike. Baru setelah Ekitike mengalami cedera dan terpaksa meninggalkan lapangan pada menit ke-31, manajer Arne Slot memberi Salah kesempatan untuk bermain. |
![]() |
Dalam waktu sekitar satu jam bermain, Salah gagal mencetak gol atau memberikan assist, meskipun menciptakan empat peluang bagi rekan setimnya. Melawan pertahanan ketat PSG, ia tidak memiliki banyak ruang untuk bergerak. |
![]() |
Bintang kelahiran 1992 ini membuat beberapa pemain kecewa dengan penanganan bola yang buruk dan kehilangan penguasaan bola. Goal.com memberi Salah nilai 6 dari 10 untuk penampilan ini. Pada leg pertama di Prancis, Salah bahkan harus duduk di bangku cadangan sepanjang pertandingan. |
![]() |
Pada 11 April, Salah mencetak gol melawan Fulham di putaran ke-32 Liga Premier. Namun, ia bukan lagi "ancaman eksplosif" yang menakutkan bagi Liverpool seperti di musim-musim sebelumnya. |
![]() |
Di lapangan, Salah masih berusaha bergerak, berkolaborasi, dan menembak, tetapi masalahnya terletak pada efektivitasnya. Tembakan yang tidak akurat, refleks yang lambat, dan penurunan kecepatan berarti dia tidak lagi mampu menciptakan peluang. |
![]() |
Keputusan Salah untuk meninggalkan Liverpool di akhir musim juga berarti perannya di Anfield secara bertahap berkurang, karena manajer Sloth lebih memilih untuk memasangkan Isak dan Ekitike di Liverpool. |
Sumber: https://znews.vn/salah-that-than-post1643751.html













Komentar (0)