Logo Samsung Electronics di kantor pusat perusahaan di Suwon, Korea Selatan, pada 22 Mei 2026. (Foto: AP)
Samsung Electronics mengumumkan pada tanggal 29 Mei bahwa mereka telah mulai mengirimkan sampel chip memori HBM4E terbaru mereka kepada pelanggan, dengan tujuan untuk memperkuat posisinya di bidang komponen untuk kecerdasan buatan (AI).
HBM adalah singkatan dari High-Bandwidth Memory, yaitu jenis chip memori yang mampu mentransfer data dalam jumlah sangat besar dalam waktu singkat. Ini merupakan komponen penting dalam server yang digunakan untuk melatih dan mengoperasikan AI, karena sistem ini harus terus menerus memproses data dalam jumlah besar.
Menurut Samsung, model HBM4E yang baru memiliki 12 lapisan chip memori yang ditumpuk dan 20% lebih cepat daripada seri HBM4 sebelumnya. Susunan multi-lapisan ini meningkatkan kemampuan penyimpanan dan transfer data dalam ruang yang kecil, mirip dengan menambahkan lebih banyak lantai pada sebuah bangunan daripada memperluas luas lantai.
Samsung menyatakan produk baru ini menggunakan teknologi memori DRAM generasi ke-6. DRAM adalah jenis memori sementara yang membantu perangkat mengakses data dengan cepat selama pengoperasian. Chip ini juga menggunakan die logika yang diproduksi menggunakan proses 4 nanometer Samsung. Nanometer adalah satuan yang sangat kecil yang digunakan untuk menggambarkan tingkat kecanggihan teknologi pembuatan chip; angka yang lebih kecil umumnya menunjukkan kemampuan manufaktur yang lebih maju.

Logo Samsung Electronics ditampilkan di gedung kantor pusat perusahaan di Suwon, Korea Selatan, pada 22 Mei 2026. (Foto: AP)
Langkah ini diambil karena Samsung berupaya mendapatkan kembali momentum di pasar chip memori AI, setelah tertinggal dari SK Hynix dan Micron dalam memasok chip memori canggih, khususnya untuk Nvidia. Pengiriman sampel HBM4E diumumkan hanya tiga bulan setelah Samsung mulai mengirimkan chip HBM4 kepada pelanggan pada bulan Februari.
Samsung mengatakan pelanggannya termasuk AMD, Nvidia, dan Google, di tengah permintaan yang terus kuat untuk chip memori yang digunakan dalam server AI.
Saham Samsung Electronics sempat naik 6,5% selama perdagangan pagi pada 29 Mei, melampaui kenaikan 2,3% dari KOSPI, indeks utama pasar saham Korea Selatan. Saham SK Hynix juga naik 1,2% pada sesi yang sama.
Menurut Counterpoint Research, SK Hynix memimpin pasar chip memori bandwidth tinggi global pada kuartal keempat tahun 2025 dengan pangsa pasar 57%, diikuti oleh Samsung dengan 22% dan Micron dengan 21%.
Sumber: https://vtv.vn/samsung-tang-toc-with-new-memory-chip-for-artificial-intelligence-100260529153141306.htm








Komentar (0)