![]() |
Bintang Atletico: 'Kami adalah badut di sirkus sepak bola'. |
Kemenangan Atletico Madrid 3-2 atas Real Sociedad di putaran ke-27 La Liga bahkan belum mereda sebelum mereka harus segera memikirkan pertandingan berikutnya. Hanya beberapa hari kemudian, Tottenham akan bertandang ke Metropolitano untuk pertandingan Liga Champions. Dan jadwal yang padat inilah yang membuat Jose Gimenez tidak mungkin lagi berdiam diri.
Bek tengah Uruguay itu berbicara terus terang setelah pertandingan dalam sebuah wawancara dengan Movistar+. Kata-katanya penuh dengan rasa frustrasi.
"Ini seperti penggiling daging," kata Gimenez. "Kami mempertaruhkan seluruh tubuh kami di lapangan agar orang lain menghibur kami. Kami seperti badut di sirkus. Mereka memberi tahu kami kapan harus bermain, dan tidak ada yang memikirkan para pemain."
Pernyataan Gimenez mencerminkan realitas yang semakin jelas dalam sepak bola modern: jadwal pertandingan yang semakin padat. Tim-tim besar kewalahan di berbagai kompetisi, mulai dari liga domestik hingga Liga Champions, sementara waktu istirahat antar pertandingan semakin singkat.
Bagi Atletico Madrid, hal ini semakin terlihat jelas pada tahap musim ini. Tim asuhan Diego Simeone baru saja menyelesaikan pertandingan La Liga mereka, tetapi harus segera mengalihkan fokus penuh mereka ke pertandingan besar Eropa.
Gimenez sendiri adalah salah satu pemain yang dirotasi Simeone dalam susunan pemain inti melawan Real Sociedad. Ini menunjukkan bahwa staf pelatih berusaha mengatur kebugaran pemain, tetapi jadwal pertandingan tetap membuat keadaan menjadi menegangkan.
Selain pernyataannya yang menarik perhatian tentang jadwal pertandingan, Gimenez juga menjadi tokoh sentral dalam momen yang cukup tidak biasa di lapangan. Pertandingan harus dihentikan sementara ketika seekor merpati terkena bola dan tergeletak di tanah.
Bek Atletico itu secara proaktif membawa burung itu keluar lapangan agar pertandingan bisa dilanjutkan. “Saya bertanya kepada wasit apa yang terjadi, dan dia mengatakan itu karena burung merpati,” cerita Gimenez. “Saya menjawab, ‘Benarkah? Anda menghentikan pertandingan karena seekor merpati?’ Jadi saya membawanya keluar. Semoga saja tidak apa-apa.”
Terlepas dari semua keluhan, Gimenez tetap menekankan semangat khas Atletico Madrid. “Kami adalah Atletico Madrid. Ini adalah tim yang selalu bertekad untuk menang. Kami bersedia mengambil risiko untuk mencapai itu,” kata bintang Atletico tersebut.
Dalam sepak bola level atas, jadwal pertandingan hampir tak berujung. Dan terkadang, kata-kata seperti yang diucapkan Gimenez hanyalah cara bagi para pemain untuk mengingatkan semua orang bahwa di balik pertandingan yang menghibur, mereka tetaplah manusia biasa yang terbuat dari daging dan darah.
Sumber: https://znews.vn/sao-atletico-chung-toi-la-lu-he-trong-rap-xiec-bong-da-post1633062.html








Komentar (0)