Sebuah meteor biru menerangi langit malam di Cairns, Australia.
Menurut Sputnik , kamera keamanan di Bandara Internasional Cairns secara tidak sengaja menangkap gambar bintang jatuh dengan cahaya biru yang jatuh di atas kota Cairns di Queensland pada malam hari tanggal 21 Mei.
Rekaman kamera keamanan menunjukkan meteor yang menyala dengan cahaya hijau di langit malam Cairns sebelum menukik ke pegunungan.
Banyak warga Cairns lainnya juga mengabadikan momen jatuhnya meteor tersebut akhir pekan lalu.
Tak lama kemudian, video-video lain yang mendokumentasikan fenomena ini mulai membanjiri media sosial.
Menurut media lokal, otoritas negara bagian Queensland telah memutuskan untuk melanjutkan pencarian meteor tersebut meskipun mereka tidak yakin apakah meteor itu akan jatuh ke tanah.
Warna meteorit yang terbakar akibat gesekan dengan atmosfer Bumi seringkali ditentukan oleh komposisinya. Dalam kasus meteorit Cairns, warna hijaunya menunjukkan bahwa meteorit tersebut mengandung sejumlah besar bijih magnesium, sedangkan meteorit yang mengandung bijih besi berwarna kuning.
Namun, meteor atau meteorit hanya indah ketika terbakar di langit, karena ketika jatuh ke Bumi, mereka menjadi benda berbahaya. Bahkan batuan kecil pun dapat menghasilkan energi kinetik yang sangat besar. Misalnya, meteorit Chelyabinsk, yang lebarnya hanya sedikit lebih dari 17 meter, dapat menciptakan ledakan dengan daya hancur hingga 500 kiloton TNT.
Setiap tahun, sekitar 17.000 meteoroid tidak terbakar habis saat melewati atmosfer Bumi, meskipun sebagian besar ukurannya sangat kecil. Namun, ada pengecualian, karena beberapa meteoroid yang lebih besar jatuh ke daerah berpenduduk atau di dekat tempat tinggal manusia.
Tra Khanh (Sumber: Sputnik)
Bermanfaat
Emosi
Kreatif
Unik
Sumber









Komentar (0)