Selama periode terakhir, provinsi ini telah memberikan perhatian pada kepemimpinan dan pengarahan pekerjaan penyusunan, pengesahan, pemeriksaan, dan peninjauan dokumen hukum. Kesadaran dan tanggung jawab lembaga dan unit terkait tugas ini semakin ditingkatkan; koordinasi antar departemen, sektor, dan daerah semakin erat, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas dokumen yang disahkan dan efektivitas penegakan hukum.

Di Zona Ekonomi Khusus Van Don, inspeksi, peninjauan, dan sistematisasi dokumen hukum dilakukan secara teratur, dengan mengikuti rencana lokal dan persyaratan manajemen negara. Komite Rakyat Zona Ekonomi Khusus telah mengeluarkan rencana untuk inspeksi, peninjauan, dan sistematisasi dokumen hukum; pada saat yang sama, fokusnya adalah meningkatkan kualitas pekerjaan konsultasi dalam penyusunan, penilaian, dan penerbitan dokumen.
Pada tahun 2025, pemerintah daerah menyusun 7 dokumen hukum, meninjau 7 rancangan keputusan Komite Rakyat, memeriksa 7 dari 7 dokumen, serta meninjau dan mensistematiskan 7 dokumen. Tidak ditemukan dokumen dengan isi ilegal selama pemeriksaan. Penyusunan dan pengesahan dokumen pada dasarnya memastikan kepatuhan terhadap prosedur yang diatur dalam Undang-Undang tentang Pengesahan Dokumen Hukum; segera mewujudkan kebijakan dan resolusi tingkat yang lebih tinggi, sesuai dengan situasi setempat, dan memenuhi persyaratan manajemen dan operasional pemerintah daerah.
Selain itu, lembaga-lembaga khusus di provinsi tersebut telah secara proaktif menerapkan inspeksi dan peninjauan dokumen dalam bidang pengelolaan mereka; dengan cepat mengidentifikasi peraturan yang tumpang tindih atau sudah usang untuk mengusulkan amandemen, penambahan, atau pencabutan. Sistematisasi dokumen dilakukan secara berkala, sehingga memudahkan pencarian dan penerapan hukum di tingkat akar rumput. Inspeksi mandiri dan inspeksi dalam kewenangan mereka terus diperkuat, terutama di bidang yang berkaitan langsung dengan hak dan kepentingan warga negara dan bisnis.
Dari April 2025 hingga 20 Maret 2026, Departemen Kehakiman meninjau 149 dokumen hukum yang dikeluarkan oleh Komite Rakyat Provinsi. Peninjauan tersebut mengungkapkan bahwa dokumen-dokumen tersebut umumnya dikeluarkan sesuai dengan prosedur yang berlaku; isi dan bentuknya sesuai dengan peraturan Undang-Undang tentang Pengesahan Dokumen Hukum. Departemen Kehakiman juga berkoordinasi dengan departemen dan lembaga lain untuk meninjau dan mengusulkan amandemen, penambahan, penggantian, dan pencabutan terhadap 126 dokumen yang dikeluarkan oleh Dewan Rakyat Provinsi dan Komite Rakyat Provinsi.

Pada saat yang sama, Departemen Kehakiman menyarankan Komite Rakyat Provinsi untuk mengumumkan daftar dokumen hukum yang telah kadaluarsa atau tidak berlaku lagi, baik seluruhnya maupun sebagian, pada tahun 2024, dengan 70 dokumen yang sepenuhnya kadaluarsa dan 21 dokumen yang sebagian kadaluarsa. Peninjauan tersebut juga berfokus pada peraturan tentang desentralisasi, pendelegasian, dan otorisasi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional pemerintah daerah; dan mengkoordinasikan peninjauan dokumen yang memerlukan amandemen dan penambahan sesuai dengan arahan amandemen Konstitusi 2013 dan persyaratan untuk reorganisasi struktur organisasi dan penerapan model pemerintahan daerah dua tingkat.
Selain itu, pembaruan, peninjauan, dan pembersihan data teks dalam Basis Data Hukum Nasional terus dilaksanakan secara sinkron, yang berkontribusi pada peningkatan efisiensi akses, pencarian, dan penerapan hukum dalam praktik.
Untuk meningkatkan efektivitas peninjauan, revisi, dan sistematisasi dokumen hukum di masa mendatang, daerah dan unit-unit terkait harus terus mendorong penerapan teknologi informasi dalam pengelolaan dan pembaruan basis data dokumen hukum; memperkuat koordinasi antar instansi khusus; dan fokus pada peningkatan kapasitas staf yang bekerja di bidang hukum dan peninjauan dokumen. Hal ini akan berkontribusi pada terwujudnya sistem hukum yang komprehensif dan terpadu, memenuhi persyaratan reformasi administrasi, membangun pemerintahan yang proaktif, dan melayani pembangunan sosial-ekonomi yang berkelanjutan.
Sumber: https://baoquangninh.vn/siet-chat-cong-tac-kiem-tra-he-thong-hoa-van-ban-3408437.html








Komentar (0)