
Singapura secara konsisten menduduki puncak daftar kota termahal di dunia untuk ditinggali selama bertahun-tahun (Foto: CNBC).
Menurut peringkat yang diterbitkan pada 29 November oleh The Economist (Inggris), Singapura dan Zurich (Swiss) saat ini merupakan dua kota termahal di dunia untuk ditinggali.
Di antara 10 kota termahal di dunia juga terdapat Jenewa (Swiss), New York (AS), Hong Kong (Tiongkok), Los Angeles (AS), Paris (Prancis), Kopenhagen (Denmark), Tel Aviv (Israel), dan San Francisco (AS).
Selama tujuh tahun terakhir, Singapura secara konsisten berada di antara kota-kota teratas karena harga yang melambung tinggi. Kota ini memiliki biaya transportasi tertinggi di dunia karena kontrol ketat pemerintah terhadap jumlah mobil. Singapura juga merupakan salah satu tempat termahal untuk pakaian, bahan makanan, dan alkohol.
Sementara itu, posisi Zurich dalam peringkat tersebut mencerminkan kekuatan franc Swiss serta tingginya harga barang, perlengkapan rumah tangga, dan jasa hiburan. Tahun lalu, Zurich berada di peringkat ke-6.
Secara regional, Asia terus mengalami kenaikan biaya hidup rata-rata yang lebih rendah dibandingkan dengan wilayah lain.
Empat kota di Tiongkok—Nanjing, Wuxi, Dalian, dan Beijing—bersama dengan Osaka dan Tokyo di Jepang, termasuk di antara kota-kota yang mengalami penurunan peringkat paling signifikan.
Menurut survei The Economist , harga rata-rata lebih dari 200 barang dan jasa populer secara global meningkat sebesar 7,4% dari tahun ke tahun, dalam mata uang lokal, di 173 kota besar di seluruh dunia. Angka ini turun dari rekor kenaikan tahun sebelumnya sebesar 8,1% tetapi tetap tinggi dibandingkan dengan periode 2017-2021.
Sumber






Komentar (0)