Departemen Pendidikan dan Pelatihan Hanoi mengatakan bahwa setelah menerima informasi tentang insiden tersebut, unit tersebut mengirimkan tim inspeksi untuk segera bekerja sama dengan pihak-pihak terkait guna menemukan solusi dalam semangat menjamin hak-hak siswa.
Rencana yang sedang dipertimbangkan adalah memindahkan seluruh siswa kelas 10 dari SMA To Hien Thanh ke SMA Van Lang (Distrik Dong Da). Untuk memastikan kondisi belajar siswa di sekolah yang dipindahkan, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Hanoi juga meminta untuk memeriksa dan meninjau kembali persyaratan penerimaan siswa kelas 10 di SMA Van Lang.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Hanoi meminta SMA To Hien Thanh untuk menyelenggarakan pertemuan antara pihak-pihak yang terlibat, yaitu sekolah, Dewan Pengawas, 174 orang tua, dan SMA Van Lang, guna menyepakati rencana penanganan yang menjamin konsensus 100% orang tua. Dinas Pendidikan dan Pelatihan Hanoi meminta sekolah untuk meminta maaf kepada orang tua atas pelanggaran dalam proses pendaftaran kelas 10 tanpa izin dari Dinas Pendidikan dan Pelatihan Hanoi.
Bagi orang tua yang hendak pindah ke sekolah lain, pihak sekolah wajib memberikan pembinaan dan menciptakan kondisi yang memungkinkan siswa pindah sesuai ketentuan yang berlaku, dan tidak boleh melakukan pemaksaan kepada orang tua.
Departemen Pendidikan dan Pelatihan Hanoi juga meminta agar biaya sekolah SMA To Hien Thanh saat ini dan perkiraan biaya sekolah untuk dua tahun ke depan di SMA Van Lang diumumkan secara lengkap kepada orang tua. Apabila terdapat biaya lain (selain biaya sekolah) yang telah dipungut, SMA To Hien Thanh wajib mengembalikannya kepada orang tua.
Terkait pelanggaran dalam pendaftaran Sekolah Menengah Atas To Hien Thanh, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Hanoi terus mengkaji dan menanganinya.
[iklan_2]
Sumber: https://kinhtedothi.vn/truong-thpt-to-hien-thanh-tuyen-sinh-sai-quy-dinh-so-gddt-chinh-thuc-thong-tin.html
Komentar (0)