Pada tanggal 17 November, India secara resmi mengumumkan keberhasilan uji coba rudal hipersonik jarak jauh pertamanya.
India berhasil menguji coba rudal hipersonik pada 16 November. (Sumber: news18) |
Menteri Pertahanan Rajnath Singh mengatakan ini adalah "momen bersejarah" yang membawa India ke dalam kelompok negara yang memiliki teknologi militer canggih ini.
Menurut AFP , uji coba tersebut dilakukan di Pulau Abdul Kalam di lepas pantai timur pada malam hari tanggal 16 November. Gambar video yang dirilis oleh Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DRDO) India menunjukkan sebuah rudal diluncurkan ke langit malam, diikuti oleh jejak api yang besar.
Rudal hipersonik dianggap sebagai teknologi rudal tercanggih saat ini karena dapat terbang lebih rendah, lebih sulit dideteksi daripada rudal balistik konvensional, dapat mencapai target lebih cepat, dan memiliki kemampuan untuk mengubah target selama penerbangan. Saat ini, hanya AS, Rusia, Tiongkok, dan Korea Utara yang telah berhasil menguji coba rudal jenis ini, sementara beberapa negara lain sedang mengembangkan teknologi serupa.
Uji coba itu dilakukan hanya beberapa hari setelah China memamerkan kemampuan penerbangan militernya yang semakin berkembang di sebuah pertunjukan udara, dengan memperkenalkan pesawat tempur siluman J-35A, pesawat serang nirawak, dan sistem rudal permukaan-ke-udara HQ-19, yang dirancang untuk mencegat rudal balistik dan kendaraan luncur hipersonik.
New Delhi saat ini merupakan salah satu pembeli terbesar senjata Rusia, termasuk sistem pertahanan rudal S-400, meskipun ada risiko sanksi AS.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/so-huu-ten-lua-sieu-vuot-am-buoc-tien-trong-phat-trien-vu-khi-cong-nghe-cao-cua-an-do-294086.html
Komentar (0)