Buku tabungan kosong pada dasarnya adalah buku tabungan kosong yang belum diisi informasi apa pun. Buku tabungan ini seperti selembar kertas kosong, siap untuk mencatat informasi terkait simpanan nasabah di lembaga keuangan kredit.
Pasal 36b Surat Edaran Nomor 31/2012/TT-NHNN dilengkapi dengan Pasal 19 Surat Edaran Nomor 21/2019/TT-NHNN yang mengatur buku tabungan kosong sebagai berikut:
Terhitung mulai tanggal 1 Januari 2020, Dana Perkreditan Rakyat hanya diperbolehkan menggunakan buku tabungan kosong sesuai formulir yang diterbitkan dan disediakan oleh Bank Koperasi untuk menerima simpanan tabungan dari nasabah pada saat melakukan kegiatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 Ayat 1 Surat Edaran ini.
Foto ilustrasi.
Fitur buku tabungan putih
Tidak ada informasi: Buku belum diisi dengan informasi apa pun seperti jumlah setoran, jangka waktu, nama pemilik...
Untuk dana kredit: Terutama digunakan oleh dana kredit masyarakat, tidak populer di bank komersial.
Sesuai dengan formulir yang ditentukan: Formulir buku tabungan kosong harus sesuai dengan ketentuan Bank Negara dan disediakan oleh bank koperasi.
Mengapa harus ada buku tabungan kosong?
Menggunakan buku tabungan kosong membantu dana kredit nasabah dengan mudah mencatat informasi berbagai nasabah, sehingga mengurangi biaya pencetakan. Informasi nasabah akan tercatat secara lengkap dan akurat segera setelah transaksi penyetoran dilakukan.
Buku tabungan kosong merupakan alat yang berguna untuk membantu pengelola dana kredit mengelola simpanan nasabah secara efektif. Namun, nasabah juga perlu memperhatikan penyimpanan buku tabungan dengan cermat untuk memastikan hak-hak mereka.
[iklan_2]
Sumber: https://vtcnews.vn/so-tiet-kiem-trang-la-gi-ar903401.html
Komentar (0)