Pada tanggal 20 dan 21 Desember 2024, komune Thanh Son (distrik Ba Che) menyelenggarakan Festival Budaya Etnis Thanh Son San Chay ke-3, yang digabungkan dengan Turnamen Olahraga Etnis Distrik Ba Che ke-6 tahun 2024, menampilkan banyak kegiatan yang meriah dan menarik yang menarik banyak penduduk lokal dan wisatawan dari seluruh penjuru.
Dengan puncak acaranya adalah program seni bertema "Soóng Cọ - Cinta dari Melodi," festival ini merekonstruksi ritual khas kelompok etnis Sán Chay seperti: ritual berdoa untuk panen yang baik, cuaca yang baik, dan hasil panen yang melimpah; pertukaran nyanyian Soóng Cọ, tarian Tắc Xình, dan tarian Xúc Tép.
Dalam kerangka festival tersebut, panitia penyelenggara juga merekonstruksi upacara pernikahan tradisional. Lebih dari sekadar kegiatan budaya dan spiritual, adat pernikahan masyarakat San Chay juga mencerminkan perasaan, moral, gaya hidup, dan tata krama antar manusia, serta antara manusia dan alam yang indah.
Pengunjung festival juga dapat menyelami suasana budaya dengan berbagai kegiatan yang mencerminkan identitas unik masyarakat San Chay, seperti: kompetisi menumbuk kue beras, kompetisi membungkus kue Coóc mò; pameran nampan pesta tradisional...; mengunjungi dan berbelanja di kios-kios yang menjual produk pertanian lokal, tanaman obat; produk OCOP dari distrik tersebut; merasakan ruang budaya etnis San Chay termasuk: rumah panggung tradisional dan alat-alat untuk bekerja dan berproduksi; pameran dan pengenalan produk pertanian khas lokal.
Festival ini diadakan setiap tahun untuk berkontribusi pada pelestarian, promosi, pengenalan, dan pengiklanan keindahan budaya masyarakat San Chay di distrik Ba Che; festival ini juga merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi, belajar, bertukar pengalaman, memulihkan, melestarikan, dan mempromosikan identitas budaya etnis mereka serta mengembangkan pariwisata di daerah tersebut.
Pada kesempatan ini pula, Pusat Komunikasi dan Kebudayaan Distrik Ba Chẽ menyelenggarakan Turnamen Olahraga Etnis 2024, dengan partisipasi sejumlah atlet dari 7 kecamatan dan kota di distrik tersebut, yang berkompetisi dalam 5 cabang olahraga tradisional, termasuk: tarik tambang, menembak panah, dorong tongkat, lempar bola, dan lari lintas alam.
Di akhir kompetisi, panitia penyelenggara memberikan hadiah pertama, kedua, dan ketiga di setiap cabang olahraga kepada para atlet yang meraih hasil tertinggi.
Berikut beberapa foto dari festival tersebut:
Sumber






Komentar (0)